R. Dirdjosibroto - Gwezenn klok

Eus Rodovid BR
Den:663693
Ezhomm en deus hor servijer eus kalz loazioù evit diskwel gwezennoù bras. Setu perak ne c'hall gwelout an arvererien dizanv nemet 7 remziad diagentidi ha 7 remziad diskennidi en ur wezenn. Ma vennit gwelout ul lignez a-bezh hep enskrivadur, ouzhpennit an testenn ?showfulltree=yes e dibenn chomlec'h URL ar bajenn-mañ. Mar plij, ne lakait e neblec'h all ebet ul liamm eeun ouzh ur wezenn a-bezh.

Ar wezenn-mañ a vod: 0 tiegezh evit 30 a dud eus 4 lignez. 6 eus an dud-man az a d'ober ar strollad kreiz (diagentidi – den pennañ – diskennidi). Kuzhet eo 0 tiegezh gant 0 a dud.

1
1
2
Ψ Trah TPW Jokja Tresno Pawiro Wandowo
ganedigezh: TEORI: Paguyuban (gemeinschaft) Paguyuban atau gemeinschaft adalah kelompok sosial yang anggota-anggotanya memiliki ikatan batin yang murni, bersifat alamiah, dan kekal. Ciri-ciri kelompok paguyuban : • Terdapat ikatan batin yang kuat antaranggota • Hubungan antar anggota bersifat informal Tipe paguyuban • Paguyuban karena ikatan darah (gemeinschaft by blood) Kelompok genealogis adalah kelompok yang terbentuk berdasarkan hubungan sedarah. Kelompok genealogis memiliki tingkat solidaritas yang tinggi karena adanya keyakinan tentang kesamaan nenek moyang. Contoh: keluarga, kelompok kekerabatan. • Paguyuban karena tempat (gemeinschaft of place) Komunitas adalah kelompok sosial yang terbentuk berdasarkan lokalitas. Contoh: Beberapa keluarga yang berdekatan membentuk RT(Rukun Tetangga), dan selanjutnya sejumlah Rukun Tetangga membentuk RW (Rukun Warga). Contoh: Rukun Tetangga, Rukun Warga. • Paguyuban karena ideologi (gemeinschaft of mind) INTI Tidak memperhitungkan rugi-laba, Patembayan (gesellschaft) Patembayan atau gesellschaft adalah kelompok sosial yang anggota-anggotanya memiliki ikatan lahir yang pokok untuk jangka waktu yang pendek. Ciri-ciri kelompok patembayan : • hubungan antaranggota bersifat formal • memiliki orientasi ekonomi dan tidak kekal • memperhitungkan nilai guna (utilitarian) • lebih didasarkan pada kenyataan sosial INTI : memperhitungkan rugi/laba, membuat Yayasan
ganedigezh: Trah adalah sekelompok individu yang saling memiliki hubungan kekerabatan (silsilah) satu-sama lain. Terdapat suatu buku/catatan silsilah yang biasanya menjadi rujukan untuk menunjukkan hubungan kekerabatan itu. Hubungan kekerabatan ini kadang-kadang tidak hanya bersifat biologis tetapi juga sosial, dalam arti ada anggota yang diangkat (karena adanya perkawinan kedua atau adopsi, umpamanya) walaupun tidak terkait secara biologi. Dalam masyarakat aristokrat, trah erat berkaitan dengan istilah dinasti atau wangsa. Dalam masyarakat timur yang mengutamakan kebersamaan, seperti yang dipraktekkan oleh sebagian suku bangsa di Indonesia, anggota trah seringkali mengorganisasikan diri untuk mempererat hubungan personal di antara mereka. Dalam masyarakat Jawa, sering kali alasan yang dipakai adalah agar mereka tidak saling melupakan satu sama lain (kepatèn obor).
R. Ng Prawiroreso I
ganedigezh: R Ngb Pawiroreso I, adalah seorang Pemberani dan sebagai Pasukan inti Pangeran Diponegoro, pada Perang 1825-1830 Dimakamkan berdekatan dengan makam Guru Spiritualnya di Jengkelingan Godean DIY, dekat Soto Sawah, silang Rel Nyi Pawiroreso I, dimakamkan di Ngoto, Selt Ringroad Yk
ganedigezh: Dimulai dari R Ngb Pawiroreso I, ini adalah cikal bakal dari TRAH Tresna Pawiro Wandowo, trah TPW di Jokjakarta
2
3
R Ngt Darimuko I
ganedigezh: Graad 1- anak kedua
R. Ng Prawiroreso II
ganedigezh: Graad 1 - anak kesatu
3
Tud-kozh
Tjoerigonoto I ? (Tgn)
ganedigezh: 2 - 6 Makam di Pawirotaman Jokja
RNgt Mangunsuprobo I
ganedigezh: 2 - 1
R Ngt Suromantangyudho
ganedigezh: 2 - 3
R Ngt Yudhosudiro
ganedigezh: 2 - 4
R Ngt Resopuro
ganedigezh: 2 - 5
R Ngb Wiryodimulyo
ganedigezh: 2 - 7
R Ngb Tjokrolesono
ganedigezh: 2 - 8 Beristeri Nyi. Tjokrolesono dari trah Notowandowo ( R Patah Demak )
R Ngt Pawirokertiko
ganedigezh: 2 - 9
Tud-kozh
Kerent
Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo
ganedigezh: 22 Meurzh 1899
Kerent
 
== 6 ==
== 6 ==
Prawiro Wandowo
Prawiroreso
Tgn
Tresno Pawiro Wandowo