Nyai Ageng Sutojoyo Pati Keponjong - Gwezenn klok

Eus Rodovid BR
Den:26530
Ezhomm en deus hor servijer eus kalz loazioù evit diskwel gwezennoù bras. Setu perak ne c'hall gwelout an arvererien dizanv nemet 7 remziad diagentidi ha 7 remziad diskennidi en ur wezenn. Ma vennit gwelout ul lignez a-bezh hep enskrivadur, ouzhpennit an testenn ?showfulltree=yes e dibenn chomlec'h URL ar bajenn-mañ. Mar plij, ne lakait e neblec'h all ebet ul liamm eeun ouzh ur wezenn a-bezh.

Ar wezenn-mañ a vod: 48 tiegezh evit 184 a dud eus 17 lignez. 23 eus an dud-man az a d'ober ar strollad kreiz (diagentidi – den pennañ – diskennidi). Kuzhet eo 29 tiegezh gant 28 a dud.

1
Girishawardhana Dyah Suryawikrama / Bhra Hyang Purwawisesa (Dyah Suryawikrama / Brawijaya III)
titl: 1456 - 1466, Prabu Majapahit XI bergelar Brawijaya III
marvidigezh: 1466
1.5. Syarifah Sarah
ganedigezh: putranya diputus : 850376
1
2
3.4.2. Raden Kusen / Pangeran Pamalekaran (Arya Abdillah)
titl: Adipati Terung, Adipati Terung / Bupati Teterung
17. Puteri Hadi / Putri Ratna Marsandi
ganedigezh: anak No 17 dari Bhre Kertabhumi ( Brawidjaja V ), suami dari Juru Paniti
eured: Juru Paniti
11. Raden Sudjana / Lembu Niroto
titl: Adipati Blambangan
Raden Jaka Dhalak
ganedigezh: Diputus : 25677
Hario Dewa Ketul
micher: Bali, Adipati di Bali
Raden Jaka Lawu
marvidigezh: Java, Indonesia, Mount Lawu
Raden Jaka Buras / Raden Palingsingan
marvidigezh: Gunung Kidul
Bondan Kejawen / Rahaden Bondhan Kejawan Aryo Lembu Peteng (Ki Ageng Tarub 3)
ganedigezh: Jurumertani sudah pada waktunya untuk mengirim Pajak Hasil Bhumi ke Kerajaan, dalam perjalanannya di ikuti oleh Bondan, yang tidak diketahui Jurumertani, Sesampainya di Kerajaan menyerahkan Pajakhasil Bumi, kemudian menghadap sang Prabu, Namun mendadak terdengan suara Gong Berbunyi, mengejutkan Sang Prabu dan seluruh isi kerajaan termasuk Jurumertani, setelah dikejar tertangkaplah seorang anak "Bondan", dan diserahkan pada sang Prabu, melihat kejadian itu Jurumertani terbelalak KAGET, dan menghampiri Prabu sambil berbisik Itu adalah Putera-sang Prabu. Sang Prabu menatap wajah si Bondan dengan seksama, kemudian penasehat spirituil Kerajaan menhampiri Sang Prabu berkata, Anak turun dari Anak itu (Bondan) akan menjadi Raja-raja ditanah jawa
ganedigezh: Petilasan Makam dari Bondan Kejawan ada : 3 Tempat yaitu : 1. Desa Taruban-Purwodadi, dari kota Purwodadi ke arah Blora Km 13 ada perempatan belok Kanan 2km ada Situs yang dikelola oleh Kasunanan Surakarto, dsisin ada makam Ki Ageng Tarub I, dan R Bondan Kejawan ( Ki Ageng Tarub II) 2. 1 Km dari sini ( Ds Taruban ) arah ke perempatan ada Tandingan seolah-olah Makam Bondan Kejawan 3. Sebelah barat Kota Yogya ( Jl Wates dkt SPBU) ada dusun Kejawen disana ada makan Bondan Kejawan Pahlawan Majapahit
eured: Retno Dewi Nawangsih
eured:
eured: Retno Dewi Nawangsih
1.1.1. KI Ageng Ngerang I
ganedigezh: Diputus ayahnya :851748
2
3
1. Ki Ageng Wonosobo /Syeh Ngabdullah
marvidigezh: Plobangan-Selomerto-Wonosobo
3
4
4
5
Ki Ageng Ampuhan
ganedigezh:
5
Tud-kozh
Ki Ageng Pemanahan / Bagus Kacung (Kyai Gede Mataram)
ganedigezh: 1501, Sultan Trenggana wafat 1546, Panembahan Senapati turut serta dalam Sayembara menangkap Arya Panangsang dalam usia sekitar 18 tahun, Senapati lahir (1546-18+2=1530) pada tahun 1530. Pemanahan lahir (1530-29=1501) pada tahun 1501
eured: Nyai Ageng Pamanahan / Nyai Sabinah
micher: tahun 1556 Ki Ageng Pemanahan di beri hadiah tanah di daerah MATARAM yang merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yg kini sudah menjadi hutan. Di tanah inilah Ki Ageng Pemanahan mulai menata struktur kerajaan baru yg pada saat berdirinya dimulai oleh putranya yaitu Panembahan Senopati.
marvidigezh: 1575?, Mataram, Yogyakarta
Tud-kozh
Kerent
Kerent
 
== 8 ==
== 8 ==
Bugale
Ki Ageng Pogangan
ganedigezh:
Bugale
Ageng
Ampuhan
Azmatkhan
Bhre Kahuripan VII
Bhre Mataram V
Bidadari
Brawijaya V
Champa
Hamengku Buwono VI
Kerajaan Champa
Kuning
Majapahit Girindrawardhana
Mataram
Ngenis
Pajang
Tan
Tdk ada Catatan