Kyai Ageng Tjoetjoek Singowongso ( Kyai Demang Bahoewiseso ) - Gwezenn klok

Eus Rodovid BR
Den:1361648
Ezhomm en deus hor servijer eus kalz loazioù evit diskwel gwezennoù bras. Setu perak ne c'hall gwelout an arvererien dizanv nemet 7 remziad diagentidi ha 7 remziad diskennidi en ur wezenn. Ma vennit gwelout ul lignez a-bezh hep enskrivadur, ouzhpennit an testenn ?showfulltree=yes e dibenn chomlec'h URL ar bajenn-mañ. Mar plij, ne lakait e neblec'h all ebet ul liamm eeun ouzh ur wezenn a-bezh.

Ar wezenn-mañ a vod: 85 tiegezh evit 259 a dud eus 43 lignez. 65 eus an dud-man az a d'ober ar strollad kreiz (diagentidi – den pennañ – diskennidi). Kuzhet eo 50 tiegezh gant 44 a dud.

1
Bondan Kejawen / Rahaden Bondhan Kejawan Aryo Lembu Peteng (Ki Ageng Tarub 3)
ganedigezh: Jurumertani sudah pada waktunya untuk mengirim Pajak Hasil Bhumi ke Kerajaan, dalam perjalanannya di ikuti oleh Bondan, yang tidak diketahui Jurumertani, Sesampainya di Kerajaan menyerahkan Pajakhasil Bumi, kemudian menghadap sang Prabu, Namun mendadak terdengan suara Gong Berbunyi, mengejutkan Sang Prabu dan seluruh isi kerajaan termasuk Jurumertani, setelah dikejar tertangkaplah seorang anak "Bondan", dan diserahkan pada sang Prabu, melihat kejadian itu Jurumertani terbelalak KAGET, dan menghampiri Prabu sambil berbisik Itu adalah Putera-sang Prabu. Sang Prabu menatap wajah si Bondan dengan seksama, kemudian penasehat spirituil Kerajaan menhampiri Sang Prabu berkata, Anak turun dari Anak itu (Bondan) akan menjadi Raja-raja ditanah jawa
ganedigezh: Petilasan Makam dari Bondan Kejawan ada : 3 Tempat yaitu : 1. Desa Taruban-Purwodadi, dari kota Purwodadi ke arah Blora Km 13 ada perempatan belok Kanan 2km ada Situs yang dikelola oleh Kasunanan Surakarto, dsisin ada makam Ki Ageng Tarub I, dan R Bondan Kejawan ( Ki Ageng Tarub II) 2. 1 Km dari sini ( Ds Taruban ) arah ke perempatan ada Tandingan seolah-olah Makam Bondan Kejawan 3. Sebelah barat Kota Yogya ( Jl Wates dkt SPBU) ada dusun Kejawen disana ada makan Bondan Kejawan Pahlawan Majapahit
eured: Retno Dewi Nawangsih
eured:
eured: Retno Dewi Nawangsih
w 3.4.2. Raden Kusen / Pangeran Pamalekaran (Arya Abdillah)
titl: Adipati Terung, Adipati Terung / Bupati Teterung
17. Puteri Hadi / Putri Ratna Marsandi
ganedigezh: anak No 17 dari Bhre Kertabhumi ( Brawidjaja V ), suami dari Juru Paniti
eured: Juru Paniti
11. Raden Sudjana / Lembu Niroto
titl: Adipati Blambangan
Raden Jaka Dhalak
ganedigezh: Diputus : 25677
Hario Dewa Ketul
micher: Bali, Adipati di Bali
Raden Jaka Lawu
marvidigezh: Java, Indonesia, Mount Lawu
Raden Jaka Buras / Raden Palingsingan
marvidigezh: Gunung Kidul
11.1.1. Sunan Bonang / Maulana Mahdum Ibrahim (Bong Ang)
ganedigezh: 1465, Rembang, Dekat Tuban
eured: Dewi Hiroh
marvidigezh: ~ 1525, Tuban
11.1.3. Sunan Drajat / Raden Qasim
ganedigezh: 1470
marvidigezh: ~ 1522
1
2
3.4.1.1. Pangeran Hadipati Trenggono ? ((Sultan Trenggono))
ganedigezh: 1521
titl: < 1546, Demak, Sultan Demak III bergelar Sultan Alam Akbar III
marvidigezh: 1548
Pangeran Sabrang Lor / Dipati Unus (Raden Surya)
titl: 1518, Sultan Demak II
marvidigezh: 1521
2
3
3
4
4
5
5
Tud-kozh
Tud-kozh
Kerent
Kerent
 
== 8 ==
== 8 ==
Bugale
Bugale
Bugale-vihan
Bugale-vihan
11
11
12
Kanjeng Susuhunan Pakubuwono III / Raden Mas Suryadi
eured:
eured: Kanjeng Ratu Kencana
eured: Mbok Ajeng Wiled
titl: 15 Kerzu 1749 - 26 Gwengolo 1788, Kartasura, Susuhunan Surakarta Ke-II bergelar Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan Pakubuwono III DIPUTUS: 26145; 26151; 26153; 322833; 469952
marvidigezh: 26 Gwengolo 1788, Surakarta
12
13
Kanjeng Susuhunan Pakubuwono IV / Raden Mas Subadya (Sunan Bagus)
ganedigezh: 2 Gwengolo 1768, Surakarta
eured: Raden Ayu Pamogan
eured: Kanjeng Raden Ayu Handoyo / Raden Ayu Adipati Anom (Ratu Kencana)
eured: Ratu Kencanawungu / Raden Ayu Sukaptinah
eured: Mas Ayu Rantansari Joyokartiko
eured: Raden Retnodiningsih
titl: 29 Gwengolo 1788 - 2 Here 1820, Surakarta, Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakubuwono Senopati Ing Ngalogo Abdur Rahman Sayyidin Panotogomo IV
marvidigezh: 2 Here 1820, Surakarta
13
14
R Ayu Malayasari
ganedigezh: Level 1 = putera ke 5 dari 12 putera R Adipati Brotodiningrat_(Bupati di Banyumas) NB: Garwo ampeyan Kanjeng Susuhunan PB V, di Surakarta
eured: Kanjeng Susuhunan Pakubuwono V / Raden Mas Sugandi (Sunan Sugih)
Kanjeng Susuhunan Pakubuwono V / Raden Mas Sugandi (Sunan Sugih)
ganedigezh: 1785, Surakarta
eured: Raden Ayu Sosrokusumo / Ratu Kencana
eured: Ratu Mas / Kanjeng Ratu Ageng
eured: Raden Ayu Dewakusuma
eured: R Ayu Malayasari
titl: 10 C'hwevrer 1820 - 5 Gwengolo 1823, Surakarta
marvidigezh: 5 Gwengolo 1823, Surakarta
Kanjeng Susuhunan Pakubuwono VII / Raden Mas Malikis Solikin (Pangeran Adipati Purbaya)
ganedigezh: 28 Gouere 1796, Surakarta
eured: Ratu Kencana
eured: Ratu Paku Buwono
eured: Raden Ayu Retnodiluwih
titl: 14 Mezheven 1830 - 28 Gouere 1858, Surakarta, Susuhunan Surakarta Ke-VII [1830–1858]
marvidigezh: 28 Gouere 1858, Surakarta
Kanjeng Susuhunan Pakubuwono Vlll
ganedigezh: 20 Ebrel 1789, Surakarta
eured: Bendoro Raden Ajeng Ngaisah
titl: 17 Eost 1858, Surakarta, Susuhunan Surakarta Ke-VII
marvidigezh: 28 Kerzu 1861, Surakarta
14
15
Kanjeng Susuhunan Pakubuwono VI / Raden Mas Sapardan (Sinuhun Bangun Tapa)
ganedigezh: 26 Ebrel 1807, Surakarta
eured: Gusti Kanjeng Ratu Ageng
eured: Ratansari
titl: 15 Gwengolo 1823 - 1830, Susuhunan of Surakarta
marvidigezh: 2 Mezheven 1849, Ambon, Pakubuwana VI meninggal dunia di Ambon pada tanggal 2 Juni 1849. Menurut laporan resmi Belanda, ia meninggal karena kecelakaan saat berpesiar di laut. Pada tahun 1957 jasad Pakubuwana VI dipindahkan dari Ambon ke Astana Imogiri, yaitu kompleks pemakaman keluarga raja keturunan Mataram. Pada saat makamnya digali, ditemukan bukti bahwa tengkorak Pakubuwana VI berlubang di bagian dahi. Menurut analisis Jend. TNI Pangeran Haryo Jatikusumo (putra Pakubuwana X), lubang tersebut seukuran peluru senapan Baker Riffle. Ditinjau dari letak lubang, Pakubuwana VI jelas bukan mati karena bunuh diri, apalagi kecelakaan saat berpesiar. Raja Surakarta yang anti penjajahan ini diperkirakan mati dibunuh dengan cara ditembak pada bagian dahi.
Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Ario Mangkunegara III (Th:1835-1853)
ganedigezh: 16 Genver 1803
eured: Gusti Kanjeng Ratu Sekarkedhaton
titl: 16 Genver 1843, Surakarta, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegoro III
marvidigezh: 27 Genver 1853, Astana Mangadeg
15
Al Husaini
Ampel
Ampuhan
Azmatkhan
Bratadiningrat - Banyumas
Brawijaya V
Cakraningrat V
Cokronegoro
Danupoyo
Demak
Hadiwijoyo
Hamengku Buwono IV
Jipang
Joyoningrat
Kertimanjut
Kesultanan Demak
Kesultanan Mataram
Ma
Madura
Majapahit
Mangkunegara
Mangkunegara I
Mangkunegoro I
Mangkuyudho III
Martani
Pajang
Pakubuwono V
Pakubuwono VI
Pakubuwono VII
Patah
Purbosediro
Puspadilaga
Puspodilogo
Raden Panji Soerabaja
Raden Patah
Raden Trenggono
Randu Sanga
Soeryadiprana
Sutowijoyo
Tirtokusumo
Tjokrodilogo
Wiraredja
Wonojoyo