Menak Werdati / Menak Lampor - Gwezenn klok

Eus Rodovid BR
Den:189900
Ezhomm en deus hor servijer eus kalz loazioù evit diskwel gwezennoù bras. Setu perak ne c'hall gwelout an arvererien dizanv nemet 7 remziad diagentidi ha 7 remziad diskennidi en ur wezenn. Ma vennit gwelout ul lignez a-bezh hep enskrivadur, ouzhpennit an testenn ?showfulltree=yes e dibenn chomlec'h URL ar bajenn-mañ. Mar plij, ne lakait e neblec'h all ebet ul liamm eeun ouzh ur wezenn a-bezh.

Ar wezenn-mañ a vod: 144 tiegezh evit 549 a dud eus 49 lignez. 274 eus an dud-man az a d'ober ar strollad kreiz (diagentidi – den pennañ – diskennidi). Kuzhet eo 105 tiegezh gant 95 a dud.

1
♂ Rajasakusuma / Hyang Wekasing Sukma
marvidigezh: Putera Mahkota. Wafat 1427 sebelum menjadi raja
♀ Dewi Suhita / Bhre Daha II (Dyah Ayu Kencana Wungu)
eured: ♂ w Hyang Prameswara / Bhre Kahuripan (Aji Ratnapangkaja)
titl: 1429 - 1447, Rani Majapahit V bergelar Prabu Stri Suhita
marvidigezh: 1447
♂ Kertawijaya / Brawijaya I (Bhre Tumapel III)
eured: ♀ Jayawardhani Dyah Jayeswari / Bhre Daha Kapanca
titl: 1447 - 1451, Prabu Majapahit VII bergelar Sri Maharaja Wijaya Parakrama Wardhana (Brawijaya I)
marvidigezh: 1451
♀ Tribhuwana Wijayatunggadewi / Dyah Gitarja (Ratu Kenconowungu)
eured: ♂ w Rahaden Cakradhara / Raden Cakradara (Kertawardhana Bhre Tumapel)
titl: 1328 - 1350, Majapahit, Raja Majapahit III bergelar Sri Tribhuwanatunggadewi Maharajasa Jayawisnuwardhani
♂ Jayanagara / Jayanegara (Raden Kalagemet)
ganedigezh: 1294
titl: 1295, Kediri (East Java), Yuwaraja atau raja muda di Kadiri atau Daha (Bhre Daha)
titl: 1309 - 1328, Majapahit, Sri Maharaja Wiralandagopala Sri Sundarapandya Dewa Adhiswara
marvidigezh: 1328, Majapahit
1
2
♀ Manggalawardhani / Bhre Tanjungpura (Dyah Suragharini / Putri Junjung Buih)
eured: ♂ Raden Rajasawardhana Dyah Wijayakumara/ Brawijaya II
titl: 1447, Menurut prasasti Waringin Pitu, Dyah Wijayakumara memiliki istri bernama Manggalawardhani Bhre Tanjungpura. Dari perkawinan itu lahir dua orang anak, yaitu Dyah Samarawijaya dan Dyah Wijayakarana.
2
3
♂ Girishawardhana Dyah Suryawikrama / Bhra Hyang Purwawisesa (Dyah Suryawikrama / Brawijaya III)
titl: 1456 - 1466, Prabu Majapahit XI bergelar Brawijaya III
marvidigezh: 1466
3
4
♂ Bondan Kejawen / Rahaden Bondhan Kejawan Aryo Lembu Peteng (Ki Ageng Tarub 3)
ganedigezh: Jurumertani sudah pada waktunya untuk mengirim Pajak Hasil Bhumi ke Kerajaan, dalam perjalanannya di ikuti oleh Bondan, yang tidak diketahui Jurumertani, Sesampainya di Kerajaan menyerahkan Pajakhasil Bumi, kemudian menghadap sang Prabu, Namun mendadak terdengan suara Gong Berbunyi, mengejutkan Sang Prabu dan seluruh isi kerajaan termasuk Jurumertani, setelah dikejar tertangkaplah seorang anak "Bondan", dan diserahkan pada sang Prabu, melihat kejadian itu Jurumertani terbelalak KAGET, dan menghampiri Prabu sambil berbisik Itu adalah Putera-sang Prabu. Sang Prabu menatap wajah si Bondan dengan seksama, kemudian penasehat spirituil Kerajaan menhampiri Sang Prabu berkata, Anak turun dari Anak itu (Bondan) akan menjadi Raja-raja ditanah jawa
ganedigezh: Petilasan Makam dari Bondan Kejawan ada : 3 Tempat yaitu : 1. Desa Taruban-Purwodadi, dari kota Purwodadi ke arah Blora Km 13 ada perempatan belok Kanan 2km ada Situs yang dikelola oleh Kasunanan Surakarto, dsisin ada makam Ki Ageng Tarub I, dan R Bondan Kejawan ( Ki Ageng Tarub II) 2. 1 Km dari sini ( Ds Taruban ) arah ke perempatan ada Tandingan seolah-olah Makam Bondan Kejawan 3. Sebelah barat Kota Yogya ( Jl Wates dkt SPBU) ada dusun Kejawen disana ada makan Bondan Kejawan Pahlawan Majapahit
eured: ♀ Retno Dewi Nawangsih
eured:
eured: ♀ Retno Dewi Nawangsih
♀ 17. Puteri Hadi / Putri Ratna Marsandi
ganedigezh: anak No 17 dari Bhre Kertabhumi ( Brawidjaja V ), suami dari Juru Paniti
eured: ♂ Juru Paniti
♂ Raden Jaka Dhalak
ganedigezh: Diputus : 25677
♂ Hario Dewa Ketul
micher: Bali, Adipati di Bali
♂ Raden Jaka Lawu
marvidigezh: Java, Indonesia, Mount Lawu
♂ Raden Jaka Buras / Raden Palingsingan
marvidigezh: Gunung Kidul
♂ 11. Raden Sudjana / Lembu Niroto
titl: Adipati Blambangan
4
5
♂ Menak Simbar
titl: Adipati Puger
5
Tud-kozh
♂ Menak Sumende
titl: Adipati Blambangan
Tud-kozh
Kerent
♂ Menak Gadru
titl: Adipati Babatab
Kerent
 
== 8 ==
♂ Menak Werdati / Menak Lampor
ganedigezh: NB: Eyang dari Raden Paku Sunan Giri. PANCER Trah Dermoyudo
titl: Jumeneng Bupati Blambangan
eured:
== 8 ==
Bugale
♂ 1. Sunan Rebut Payung / Menak Beduyu
ganedigezh: Leluhur/nenek moyang dari Trah Kasepuan - Kanoman
titl: Blambangan, Adipati Blambangan Timur bergelar Pangeran Rebut Payung
♂ 2. Menak Lapat
ganedigezh: Leluhur dari Trah Dermoyudo, ataupun Kromodjayan
titl: Lumajang, Adipati Blambangan Kulon (Barat) bergelar Adipati Lumajang
♀ Nyai Lurah Sutodjayan
titl: Peneleh Surabaya
♀ Nyai Wongsosuto
titl: Surabaya
Ψ Kyai Lanang Glangsing
titl: -1686, Pasuruan, Tumenggung Pasuruan
Bugale
Bugale-vihan
♂ Pangeran Kedawung
titl: Blambangan Timur, Kasatriya
♂ Menak Lumpat
titl: Kasatriya tangguh (sakti) di Grogolan Jawa Timur
♂ Sunan Tawang Alun
titl: 1596, Jawa Timur - Banyuwangi, Raja Blambangan Wetan
Bugale-vihan
11
♀ Nyai Ageng Brondong
ganedigezh: Sedayu - Lawas / Lamongan, Puteri Ki Bimotjili dari Djungpangkah (Ujungpangka) di Sedayu Lawas Surabaya.
eured: ♂ w Ki Ageng Brondong / Pangeran Lanang Dangiran
♂ w Ki Ageng Brondong / Pangeran Lanang Dangiran
ganedigezh: Di Desa Brondong – Sedayu Lawas, atau Paciran Lamongan tepi laut utara Jawa. Kiyahi Ageng Brondong memiliki keturunan Raden Tumenggung Panji Tjokronegoro I, Bupati Sidoarjo yang pertama, diambil dari silsilah pangeran Lanang Dangiran Kyai Ageng Brondong kang sumareh ing pesarehan sentono Botoputih Surabaya. Pangeran Lanang Dangiran Kiyahi Ageng Brondong. Kang Sumareh Ing Pesarehan “Sentono Boto Putih” Surabaya Riwayat Hidup Kiyahi Ageng Brondong Botoputih Suroboyo. Konon dituturkan Pangeran Kedawung, disebut juga Sunan Tawangalun adalah raja di Blambangan atau dikatakan juga Bilumbangan. Beliau mempunyai 5 orang anak dan diantaranya ialah pangeran Lanang Dangiran. Diceritakan bahwa Lanang Dangiran pada usia 18 tahun bertapa dilauy dan menghanyutkan dirinya diatas sebuah papan kayu sebuah beronjong (alat penangkap ikan), tanpa makan atau minum, arus air laut dan gelombang membawa Lanang Dangiran hingga dilaut jawa dan akhirnya suatu taufan dan gelombang besar melemparkan Lanang Dangiran dengan beronjongnya dalam keadaan tidak sadar, disebabkan karena berbulan-bulan tidak makan dan minum, dipantai dekat Sedayu. Seluruh badannya telah dilekati oleh karang, keong serta karang-karang (remis) sehingga badan manusia itu seolah-olah ditempeli dengan bakaran jagung yang disebut dengan bahasa jawa “Brondong” Badan Pangeran Lanang Dangiran diketemukan oleh seorang kiyahi yang bernama Kiyahi Kendil Wesi. Pangeran Lanang Dangiran dirawat oleh Kiyahi Kendil Wesi serta istrinya dengan penuh kasih sehingga sadar kembali dan akhirnya menjadi sehat seperti sediakala. Pangeran Lanang Dangiran menceritakan asal-usulnya kepada Kiyahi Kendil Wesi. Setelah Kiyahi Kendil Wesi mendapat keterangan tentang asal usulnya Pangeran Lanang Dangiran, maka diceritakan oleh Kiyahi tadi bahwa ia juga asal keturunan dan raja-raja di Blambangan yang bernama Menak Soemandi dimana beliau masih satu keturunan dengan Lanang Dangiran. Lanang Dangiran tinggal dan kumpul dengan Kiyahi Kendil Wesi, dan dianggap sebagai anaknya kiyahi sendiri. Pangeran Lanang Dangiran memeluk agama Islam, karena rajin dan keteguhan imannya serta keluhuran budinya serta kesucian hatinya, maka tidak lama pula ia dapat tampil kemuka sebagai guru Agama Islam, Pangeran Lanang Dangiran berisitrikan putrid dan Ki Bimotjili dan Panembahan di Cirebon yang asal usulnya dituliskan sebagai berikut : Pangeran Kebumen Bupati Semarang, berisitrikan putrid dan Sultan Bojong, bernama Prabu Widjaja (Djoko Tingkir). Ki Bomotjili adalah salah satu seorang putra dan Pangeran Kebumen tersebut diatas, seorang putri dan Ki Bimotjilimi bersuamikan Pangeran Lanang Dangiran alias Kiyahi Brondong (dimakamkan di Boto Putih). Nama Brondong diperoleh karena ia diketemukan oleh Kiyahi Kendil Wesi badannya dilekati dengan “Brondong” Kiyahi Kendil Wesi yang waspada dan mengetahui nasib seseorang, mengatakan kepada Lanang Dangiran yang sudah mendapat sebutan Kiyahi Brondong dan masyarakat sekitar tempat Kiyahi Kendil Wesi, supaya pergi ke Ampel Dento Suroboyo, dan meluaskan ajaran Agama Islam, karena di Surabaya Kiyahi Brondong kelak akan mendapat kebahagiaan serta turun temurunnya kelak akan timbul dan tambah menjadi orang-orang yang mulya. Kemudian Kiyahi Brondong dengan istrinya dan beberapa anaknya yang masih kecil pergi ke Surabaya dan pada Tahun 1595 menetap diseberang timur kali Pegiri’an, dekat Ampel ialah Dukuh Boto Putih (Batu Putih) ditempat baru inilah Kiyahi Brondong mendapatkan martabat yang tinggi dan masyarakat, karena keluhuran budinya Kiyahi Brondong (pangeran Lanang Dangiran) wafat pada tahun 1638 dalam usia + 70 tahun dan meninggalkan 7 orang anak, diantaranya 2 orang laki-laki yaitu : Honggodjoyo dan Honggowongso. Bupati Sidoarjo yang pertama adalah keturunan dan Honggodjoyo, Kiyahi Ageng Brondong (Pangeran Lanang Dangiran) dikebumikan ditempat kediamannya sendiri di Botoputih Surabaya makamnya dimulyakan oleh putra-putranya dan selanjutnya dihormati oleh turun-turunnya hingga kini. Semoga arwah beliau diterima Allah Swt, dan Allah Swt juga memberikan kepada seluruh keturunannya Kiyahi Ageng Brondong kemulyaan, kesehatan dan kesejahteraan sebagaimana beliau senantiasa mendoakan cucu cicitnya selama hidupnya. Ada hal penting yang anda ketahui bahwa bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Sidoarjo, pejabat Pemerintah Kabupaten Sidoarjo beserta rombongan merupakan agenda rutin berkunjung ke : Pesarean Asri ing Pendem untuk nyekar ke makam Bupati pertama Sidoarjo Raden Tumenggung Panji Tjokronegoro I wafat tahun 1863 Ke Pesarehan keluarga Tjondronegoro (belakang masjid Djamik/ Agung Sidoarjo) nyekar Raden Adipati Aryo Panji Tjondronegoro I wafat tahun 1906 Langsung menuju Pesarehan Boto Putih Surabaya ke makam Raden Tumenggung Adipati Aryo Tjondronegoro II (Kanjeng Djimat Djokomono).
titl: Surabaya, Pangeran Lanang Dangiran / Kyai Ageng Brondong sebagai PANCER = yaitu Leluhur/nenek moyang Trah Kasepuhan & Kanoman Surabaya / sebagai cikal bakal / pakem Sejarah Kasepuan – Kanoman Surabaya, atau Level 1 = Putera ke 2 Pangeran Kedawung ;
eured: ♀ Nyai Ageng Brondong
marvidigezh: 1638
♂ Menak Koncar
titl: Kasatriya tangguh (sakti) di Lumajang Tengah
♀ R Ayu Sunan Amangkurat I ((garwa ampean))
titl: Mataram, dipersunting Sunan Amangkurat I Raja Mataram di Tegalarum
11
12
♂ w 1. Kyai Tumenggung Onggodjoyo I / Kyai Lanang Glangsing (Honggodjoyo / Gentono)
micher: 1678 - 1686, Pasuruan, Adipati Pasuruan
marvidigezh: 1690, Surabaya, Dimakamkan di Pesarean Sentono Botoputih Surabaya
♂ Patih Wiroguno
titl: Kartosuro - Mataram, Patih Kasunanan Kartosuro-Mataram
eured: ♀ 5. Nyai Lurah nDalem Wiroguno
♀ 5. Nyai Lurah nDalem Wiroguno
ganedigezh: ?, Surabaya, Menurunkan Trah Demang Sutoyudo Peneleh - Suroboyo
eured: ♂ Patih Wiroguno
♀ 4. Nyai Setro / Astro
ganedigezh: Surabaya, Menurunkan Trah Botoputih Surabaya
♀ 3. Nyai Danoe Singopoero
ganedigezh: Menurunkan Trah Singopredaton
♀ 7. Nyai Wongsoito / Nyai Wongsosuto
ganedigezh: Menurunkan Trah Tumenggung Setjonegoro, Tjibolang dan Trah Honggosutan / Wongsosutan
♂ w Kyai Tumenggung Djangrono I / Kyai Onggowongso (Honggowongso)
ganedigezh: Surabaya, Catatan: >> nama lain : Ki Lembu Amiluhur / ver RB Yasin )
titl: 1670 - 1678, Surabaya, Adipati Surabaya XI
marvidigezh: Kerzu 1678, Surabaya, Gugur di Kediri dalam peperangan, dimakamkan di Pesarean Sentono Boto Putih Surabaya
♂ Arya Panji Malang / Raden Tumenggung Brodjonolo
divroerezh: pindahan dari Krapyak
♂ w Untung Suropati ? (Raden Adipati Wiroguno)
ganedigezh: 1644
micher: 1686, Pasuruan, Raja di Pasuruan
12
13
♂ Raden Panji Djayengrono
titl: -1783, Surabaya, Raden Adipati Panji
♂ Kanjeng Tumenggung Djimat Djoyonegoro
titl: -1815, Probolinggo, Bupati Banger Probolinggo
♂ Raden Panji Tjondro Adinegoro
titl: Pekalongan, Patih
♂ Kyai Tumenggung Onggowidjoyo
titl: Lamongan, Bupati Lamongan
titl: 1808, Pati, Bupati Pati
♂ Kyai Onggodjoyo II
titl: Surabaya, Patih Luar Kasepuan Surabaya
♀ Nyai Ajeng Rana / Rangga
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, putera no 1 Kyai Tumenggung Onggodjoyo I
♂ Ki Onggodjoyo
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:2 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I. Diasingken Belanda ke pulau Ceylon
♀ Nyai Ajeng nDalem Notopraduto
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:3 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I.
♀ Nyai Ajeng Notoprono
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atu puteri no:9, Kyai Onggodjoyo I
♂ Kyai Onggodjoyo Djagir
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:5 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I. Bertempat tinggal di Jagir Wokoromo Surabaya
♂ Kyai Sutaprana
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:6 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I.
♀ Nyai Ajeng Sumoyudo
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:7 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I.
♂ Kyai Dipomenggolo
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:8 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I.
♀ Nyai Onggodiwongso
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:4 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I.
♀ Nyai Ajeng Wirodipuro
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:11 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I.
♂ Kanjeng Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro I / Kyai Onggowidjoyo
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:12 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I.
micher: Menjabat Bupati Kasepuan Surabaya 1752-1763, jumeneng Bupati nama gelar Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro
eured: Ψ Trah Ageng Tjondronegoro
eured: ♀ Putri dari: Panembahan Tjakraningrat
♂ Han Bwee Koe / Han Bwee Kong
ganedigezh: Level 2 = Cucu dari Han Siong Kong; Atau putera ke 4 dari Han Liong Kong
micher: Kapten China, berkedudukan di Surabaya; Memeluk Agama Islam; Terkenal kaya raya.
eured: ♀ Nyai Ajeng Kinjeng
♀ Nyai Ajeng Kinjeng
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No: 14 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I. Menikah dengan keturunan China/Tionghoa, nama: TJOE KWIE SWIE dimakamkan di Kampung ketandan Surabaya; disebelah selatan Kyai TONDO; Nyai Ajeng Kinjeng dimak
eured: ♂ Han Bwee Koe / Han Bwee Kong
♂ Kyai Adipati Tumenggung Djangrono I / Djoko Tangkeban
ganedigezh: level 2 = cucu Ki Ageng Brondong, putera no:5 dari 8 putera Ki Onggowongso / Kyai Tumenggung Djangrono I / Gentini
micher: Surabaya, Mengangkat dirinya sebagai Bupati Surabaya dengan nama gelar Tumenggung Djangrono-I Djoko Tangkeban juga melakukan perlawanan terhadap Kompeni Belanda, menguatkan perlawanan Arya Djoyopuspito (Djangrono III). Ver Botoputih: Djoko Tangkeban sebagai pute
marvidigezh: 1678, Surabaya
♂ R. Arya Djoyopuspito R. Adipati Djangrono Panotogomo
ganedigezh: level 2 = cucu Ki Ageng Brondong, putera no:5 dari 8 putera Ki Onggowongso / Kyai Tumenggung Djangrono I / Gentini
micher: Surabaya, Bupati Kasepuan Surabaya (Bupati Surabaya ke 15); Melakukan perlawanan terhadap Mataram dan Belanda Th 1710 di kenal Peperangan Surabaya, (ver K5 bergelar Adipati Djangrono Panotogomo = Kyai Tumenggung Djangrono Panotogomo), sebagai balas dendam kematian
♂ Kyai Wirodirdjo / Ki Tumenggung Djangrono III / Kyai Ngabei Wirosroyo
ganedigezh: level 2 = cucu Ki Ageng Brondong, putera No:3 dari 8 putera Ki Onggowongso / Kyai Tumenggung Djangrono I / Gentini
♂ Raden Panji Srenggono / Adipati Notopuro / Raden Panji Surengrono
ganedigezh: level 2 = cucu Ki Ageng Brondong, putera no:4 dari 8 putera Ki Onggowongso / Kyai Tumenggung Djangrono I / Gentini
micher: Lamongan, Bupati Lamongan th 1723-1750, sebagai Adipati Notopuro /Adipati Lamongan,
marvidigezh: gugur dalam perang melawan Kompeni Belanda / Amangkurat I di Surabaya
♂ Arya Pamucang / Raden Wesibageno (Kyai Ageng Gribik)
douaridigezh: Malang, Dimakamkan di Pesarean Gribik Malang
♂ Kyai Djoyodirono / Kyai Mas Tumenggung Djoyodirono I
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:13 dari 14 putera Kyai Tumenggung Onggodjoyo I.
micher: Surabaya, Bupati Kanoman di Wonokromo Surabaya, 1746-1758. Diangkat dalam th 1752 ( De Jonge deel 10-11 ) Pengangkatan bersamaan Kyai Onggowidjoyo. Orang Belanda mengatakan "tweede Regent"; Karena pada waktu itu Kadipaten Surabaya dipecah menjadi dua Kadipaten, s
♀ Nyai Ajeng Galih Wirokusumo
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:15 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I. (ver PK.5)
♂ Kyai Onggodimedjo
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:10 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I.
♂ 1. Surodrono / Surodirono (Kyai Adipati Djangrono II)
eured: ♀ Nyai Adipati Djangrono II
marvidigezh: 20 C'hwevrer 1709, Mataram Kartosuro, Wafat pada hari Kamis 17 Besar 1632 Jawa atau 18 Dzulhidjah 1120 Hijrah jam 09.00 pagi di gapuro Kemandungan Keraton Kartosuro. Dimakamkan di Sentono Laweyan-Solo.
♂ Ki Demang Kertoyudo / Panji Sosronegoro
ganedigezh: level 2 = cucu Ki Ageng Brondong, putera no:6 dari 8 putera Ki Onggowongso / Kyai Tumenggung Djangrono I / Gentini
marvidigezh: Ki Demang Kertoyudo juga berperan dalam peperangan melawan Kompeni Belanda / Amangkurat I, dikenal keberaniannya. Gugur, dimakamkan di Japanan - Mojokerto
♀ Raden Ayu Kaliwungu
ganedigezh: level 2 = cucu Ki Ageng Brondong, atau puteri no 7 dari 8 putera Ki Onggowongso / Kyai Tumenggung Djangrono I / Gentini.
♀ Raden Ayu Djaleka Tjakraningrat
ganedigezh: level 2 = cucu Ki Ageng Brondong, atau Puteri no: 8 dari 8 putera Ki Onggowongso / Kyai Tumenggung Djangrono I / Gentini
13
14
♂ Raden Tumenggung Suroadiningrat
ganedigezh: Level 1 = putera dari Panembahan Tjokroadiningrat ( Setjoadiningrat ).
eured: ♀ Raden Ayu Galuh , ♂ Raden Ario Mloyokusumo
♂ Raden Ario Mloyokusumo
ganedigezh: Level 1 = Putra Panembahan Tjokroadiningrat (Setjoadiningrat)
eured: ♀ Raden Ayu Galuh , ♂ Raden Tumenggung Suroadiningrat
♀ Raden Ayu Galuh
ganedigezh: Level 3 = buyut dari Ki AgengBrondong, atau putra ke 18 dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro (Onggowidjoyo); Bupati Kasepuhan Surabaya 1752-1763
eured: ♂ Raden Tumenggung Suroadiningrat , ♂ Raden Ario Mloyokusumo
♀ Nyai Ajeng Suronegoro
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:1, dari KYai Tumenggung Djimat Tjondronegoro Berkediaman di Semarang
eured: ♂ Kyai Suronegoro ? (tidak diketahui)
♀ Nyai Ajeng Surengrono
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:2, dari KYai Tumenggung Djimat TjondronegoroBupati
micher: Bupati Surabaya
♀ Nyai Ajeng Surodipuro
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No: 3, dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro
eured: ♂ Kyai Surodipuro
♀ Raden Ayu Rame
ganedigezh: Level 1 = Putera ke 1 dari R Groedo / Kyai Adipati Nitiadiningrat + Garwo Padmi (Trah Tjakraadiningrat V - Sampang Madura.
titl: (Isteri ke 1)
eured: ♂ w Raden Panji Tumenggung Tjokronegoro I / Raden Panji Djangrana (Djayengrono) (Raden Notopuro)
eured: ♂ Ki Tumenggung Djimat Djoyonegoro
♂ w Raden Panji Tumenggung Tjokronegoro I / Raden Panji Djangrana (Djayengrono) (Raden Notopuro)
ganedigezh: Surabaya, level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No: 4 R Onggodjoyo / Tumenggung Djimat Tjondronegoro I
micher: Bupati Sidoarjo Th.1763-1783 Pada 1859, berdasarkan Keputusan Pemerintah Hindia Belanda No. 9/1859 tanggal 31 Januari 1859 Staatsblad No. 6, daerah Kabupaten Surabaya dibagi menjadi dua bagian yaitu Kabupaten Surabaya dan Kabupaten Sidokari. Sidokare d
eured: ♀ Raden Ayu Rame
eured: ♀ putri Panembahan Tjakraningrat
♀ Nyai Ajeng Surowidjoyo
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:5, dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♂ Kyai Panji Wanengpati
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:6, dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro http://keluargatjondronegoro.blogspot.com/ : Kyai wanengpati ( natapura ) Patih dalem Surabaya
♀ Putri (1) Ngabei Wangsengsari
ganedigezh: Puteri pertama dari Kyai Ngabei Wangsengsari (putera ke 2 dari R Adipati Panji Tjokronegoro I (Ks.A4/B2/C1/P) Isteri (2) RT Djoyonegoro, Bupati Banger Probolinggo.
eured: ♂ Ki Tumenggung Djimat Djoyonegoro
♀ Raden Ajeng Roekminah / R Ayu Bawoon
ganedigezh: Level 1 = Putera ke 9 dari R Groedo / Kyai Adipati Nitiadiningrat + Garwo Padmi (Trah Tjakraningrat V - Sampang Madura.
eured: ♂ Raden Djoyolelono
eured: ♂ Ki Tumenggung Djimat Djoyonegoro
♂ Ki Tumenggung Djimat Djoyonegoro
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:7, dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro,
eured: ♀ Putri (1) Ngabei Wangsengsari
eured: ♀ Raden Ayu Rame
eured: ♀ Raden Ajeng Roekminah / R Ayu Bawoon
micher: 1770 - 1815, Probolinggo, Bupati Banger/Probolinggo Karena ketangguhannya maka mendapat nama gelar : Djimat
marvidigezh: Probolinggo, Dimakamkan dibelakang Masjid Probolinggo, tanpa cungkup diberi warna kuning.
♀ Nyai Ajeng Ronggolawe
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:8 dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro. http://keluargatjondronegoro.blogspot.com/ NB tempat tinggal terakhir di Malang
♀ Nyai Ajeng Wiryokusumo
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:9 dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♀ Nyai Ajeng Wirosroyo
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:10 dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro.
♀ Nyai Ajeng Maespati
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:11 dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♀ Nyai Ajeng Wiryodipuro
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau puteri No:12 dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♂ Ki Tjondro Adinegoro
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:13 dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro
micher: Menjabat Patih Pekalongan;
♂ Panembahan Tjokronegoro V
micher: Bupati Wadono di Brang Wetan (Madiun_Blambangan_seluruh pulau Madura)
eured: ♀ Raden Ayu Lor / Ratu Lor Djoyodiningrat
douaridigezh: 1770, Wafat dimakamkan di Pesarean Harmata - Madura
♀ Raden Ayu Lor / Ratu Lor Djoyodiningrat
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:14 dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro
eured: ♂ Panembahan Tjokronegoro V
♂ Mas Ngabei Tjondrowidjoyo
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:15 dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♂ Raden Tjondronegoro II (Pati) / Kyai Tumenggung Onggowidjoyo (Lamongan)
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:16 dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro Wafat di makamkan di Desa Puri Pati
titl: 1812 - 1839, Pekalongan, Bupati Pekalongan = Kyai Tumenggung Onggowidjoyo;
♂ Mas Ngabei Kertoyudo / Kyai Mayor Kertoyudo
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:17 dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♀ Nyai Ajeng Djangrono
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:19 dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♂ Kyai Tjondronegoro / Kyai Panji Onggowidjoyo
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:20 dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro
micher: Surabaya, Bupati Mojokerto 1827 - 1850
♀ Nyai Ajeng Wangsengsari
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:21 dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♂ Ngabei Sutoyudo
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:22, dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♀ Nyai Mangkuyudo
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:24 dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro
eured: ♂ Mas Ngabei Mangkuyudo
♀ Nyai Ajeng Tambakhadji Angger [ Ngampel Ali Kubro]
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:25 dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♂ Arya Pegantenan
ganedigezh: Level 6 = Udeg-udeg dari Menak Werdati.; Tempat kelahiran di Pegantenan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Pamekasan , Provinsi Jawa Timur , Indonesia . Daerah ini terletak di Pulau Madura
douaridigezh: Malang, dimakamkan di sentono Gribik
♀ Raden Ayu Sepi / Raden Ayu Gremis
ganedigezh: Level 1 = Putera ke 7 dari R Groedo / Kyai Adipati Nitiadiningrat + Garwo Padmi (Trah Tjakraningrat V - Sampang Madura.
eured: ♂ Mas Adipati Djoyodirono II
marvidigezh: Wafat dimakamkan di Pesarean Kromodjayan Bibis (Utara Stasiun KA Semut Surabaya / Plaza Semut, belakang Masjid.
♂ Mas Adipati Djoyodirono II
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:1 dari 6 putera Kyai Mas Tumenggung Djoyodirono
micher: Bupati Kanoman di Surabaya, Th.1758-1785
eured: ♀ Raden Ayu Sepi / Raden Ayu Gremis
marvidigezh: Wafat di Surabaya, dimakamkan di Sentono Botoputih - Surabaya
♀ Raden Ayu Adipati Soemodirono
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:2 dari Kyai Mas Tumenggung Djoyodirono
micher: Bupati Pekalongan
♂ Kyai Panji Singosari
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:3 dari Kyai Mas Tumenggung Djoyodirono
♂ Nyai Ajeng Mangkoediredjo
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:4 dari Kyai Mas Tumenggung Djoyodirono
♀ Nyai Ajeng Soemodirono = Nyai Ajeng Soemoyoedo
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:5 dari Kyai Mas Tumenggung Djoyodirono
♀ Nyai Ajeng Tjtetjek Kromodjaya
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau puteri No:6 dari Kyai Mas Tumenggung Djoyodirono
micher: Patih Kanoman di Surabaya, kemudian jumeneng/menjabat Bupati Surabaya nama gelar Kromodjoyo.
♂ Raden Arya Sindhuwongso
ganedigezh: level 3 = Buyut Ki Ageng Brondong, atau putera pertama Raden Arya Djoyopuspito /=Ki Onggowongso /=Kyai Tumenggung Djangrono II.
♂ Raden Panji Puspokusumo /= Kyai Djenggot.
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:2 dari Arya Djoyopuspito.
♂ Raden Mas Banding Notopuro = Sawunggaling
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera pertama dari Panji Srenggono / Adipati Notopuro.
micher: Surabaya, Bupati Surabaya, diangkat oleh Belanda (VOC), Gubernur jendral BARON VAN INHOOF, di Betawi
♂ Mas Ngabei Niloperbongso
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:23 dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♂ Ki Mangkudipuro
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:26 dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♂ Ki Mangkukusumo
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:27, dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♀ Raden Ayu Uningan Kaliungu
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:28 dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♀ Nyai Ajeng Trodjoyo
ganedigezh: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:29 dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♂ Han Pek Long
ganedigezh: Level 3 = Buyut dari Han Siong Kong; Atau putera ke 1 dari Han Liong Kong
♂ 12. Gusti Pangeran Hario Hadiwijoyo
eured: ♀ Raden Ayu Sentul
marvidigezh: 1753, Kaliabu, Salaman, Magelang
♂ Susuhunan Paku Buwono II Raden Mas Prabasuyasa
ganedigezh: 1711, Kartosuro - Solo
eured:
eured: ♀ Raden Ayu Srie Berie Budjang
micher: 1749, Kartosuro, Raja Kraton Kartosuro - Mataram
♂ Sri Sultan Hamengku Buwono I / Pangeran Haryo Mangkubumi (Raden Mas Sujono)
ganedigezh: 5 Eost 1717, Kartasura
eured: ♀ Bendoro Mas Ayu Asmorowati
eured: ♀ Gusti Kanjeng Ratu Kencono
eured: ♀ Bendoro Raden Ayu Tiarso [G.Hb.1.3] (Bendoro Raden Ayu Tilarso)
eured: ♀ Bendoro Mas Ayu Sawerdi
eured: ♀ Bendoro Mas Ayu Mindoko [G.Hb.1.6]
eured: ♀ Bendoro Raden Ayu Jumanten [G.Hb.1.8]
eured: ♀ Bendoro Mas Ayu Wilopo [G.Hb.1.9]
eured: ♀ Bendoro Mas Ayu Ratnawati [G.Hb.1.10]
eured: ♀ Bendoro Mas Ayu Tandawati [G.Hb.1.12]
eured: ♀ Bendoro Mas Ayu Tisnawati [G.Hb.1.13]
eured: ♀ Bendoro Mas Ayu Turunsih
eured: ♀ Bandara Mas Ayu Ratna Puryawati [G.Hb.1.15]
eured: ♀ Bendoro Radin Ayu Doyo Asmoro [G.Hb.1.16]
eured: ♀ Bendoro Mas Ayu Gandasari [G.Hb.1.17]
eured: ♀ Bendoro Raden Ayu Srenggara
eured: ♀ Bendoro Mas Ayu Karnokowati [G.Hb.1.18]
eured: ♀ Bendoro Mas Ayu Setiowati [G.Hb.1.19]
eured: ♀ Bendoro Mas Ayu Padmosari [G.Hb.1.20]
eured: ♀ Bendoro Mas Ayu Sari [G.Hb.1.21]
eured: ♀ Bendoro Mas Ayu Pakuwati [G.Hb.1.22]
eured: ♀ Bendoro Mas Ayu Citrakusumo [G.Hb.1.23]
eured:
eured: ♀ 2. Mas Roro Juwati / Raden Ayu Beruk / KRK Kadipaten / KRK Ageng / KRKTegalraya (Kanjeng Ratu Mas)
eured: ♀ 4. Bendoro Raden Ayu Handayahasmara / Mbak Mas Rara Ketul
eured: ♀ Raden Ayu Wardiningsih
titl: 29 Du 1730 - 13 C'hwevrer 1755, Kartasura, Pangeran Mangkubumi
eured: ♀ Bendoro Mas Ayu Cindoko [G.Hb.1.11] , Yogyakarta
titl: 13 C'hwevrer 1755 - 24 Meurzh 1792, Yogyakarta
marvidigezh: 24 Meurzh 1792, Imogiri, Yogyakarta
titl: 10 Du 2006, Jakarta, Pahlawan Nasional RI
14
15
♂ R Adipati Panji Arya Prawirodirdjo / Panji Dongke
ganedigezh: Surabaya, level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No 1 dari 21 putera Mas Adipati Djoyodirono II.
micher: Bupati Japan (Mojokerto);
eured:
♂ Kyai Demang Urawan
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:1 dari RP Dajyengrana / RT Tjokronegoro I
♀ Nyai Ajeng Wangsengsari
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau puteri No:2 dari RP Dajyengrana / RT Tjokronegoro I
♀ Nyai Ajeng Onggodiwiryo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:4 dari RP Djayengrana / RP Tjokronegoro I
micher: Bupati Surabaya 1763 - 1783
♂ Raden Adipati Panji Tjokronegoro II / Raden Panji Notokusumo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:1 dari RP Dayengrono / RAP Tjokronegoro I
micher: Surabaya, Bupati Kasepuhan Surabaya 1785-1818 dan Bupati Sidoardjo 1863-1883
♂ Raden Ngabei Mangkudjoyo = Mangkuyudo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:5 dari RP Dajyengrana / RT Tjokronegoro I
♂ Raden Ngabei Sastrodipuro
ganedigezh: Level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:6,
micher: Patih Dalem (lebet=dalam) Kabupaten Kasepuhan Surabaya
♀ Nyai Ajeng Surodiwiryo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No: 7 R Onggodjoyo / Tumenggung Djimat Tjondronegoro I Dalam buku Silsilah tercatat ada yang menamakan Surodipuro, atau Surowidjoyo.
♂ Mas Ngabei Notowidjoyo
ganedigezh: level 4 = Canngah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No: 8 R Onggodjoyo / Tumenggung Djimat Tjondronegoro I
♂ Raden Rio Tjondrokusumo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:9 R Onggodjoyo / Tumenggung Djimat Tjondronegoro I
♂ Raden Ngabei Sosrowidjoyo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No: 10 R Onggodjoyo / Tumenggung Djimat Tjondronegoro I
♂ Raden Ngabei Mulyokusumo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No: 11 R Onggodjoyo / Tumenggung Djimat Tjondronegoro I
♂ Ngabei Onggowidjoyo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No: 12 R Onggodjoyo / Tumenggung Djimat Tjondronegoro I: Sebutan nama lain: Ngabei Onggodirdjo; Ngabei Onggokusumo.
♀ Nyai Ajeng Setjodiwiryo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No: 13 R Onggodjoyo / Tumenggung Djimat Tjondronegoro I
♀ Nyai Ajeng Djoyosupeno
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No: 14 R Onggodjoyo / Tumenggung Djimat Tjondronegoro I
♂ Raden Ngabei Kertoyudo II
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No: 15 R Onggodjoyo / Tumenggung Djimat Tjondronegoro I
micher: Surabaya, Mantri Kabupaten
♀ Nyai Ajeng Kromodiwiryo
ganedigezh: Puteri No:16,
♀ Raden Ayu Sarikusumo
ganedigezh: Puteri No:17,
♀ Nyai Ajeng Sumoredjo
ganedigezh: Putura No: 19,
♀ Raden Ayu Adipati Tjondronegoro
ganedigezh: Putera No: 20, Menikah dengan Bupati Kudus
♀ Nyai Ajeng Wiryodipuro
ganedigezh: Puteri No:21,
♂ Ngabei Priambodo
ganedigezh: Putera No: 22,berkediaman terakhir di Solo.
♀ Nyai Ajeng Mertodipuro
ganedigezh: Puteri nO;23,
♂ Raden Ngabei Kertodiwiryo
ganedigezh: Putera No:24,
♂ Raden Ngabei Mangkudiwiryo
ganedigezh: Putera No:25,
♀ Raden Ayu Suryokusumo
ganedigezh: Puteri No:26,
♀ Nyai Ajeng Singosari
ganedigezh: Puteri No:27,
♀ Nyai Ajeng Onggodirono
ganedigezh: Puteri No:28,
♀ Nyai Ajeng Dutowidjoyo
ganedigezh: Puteri No:29.
♂ Raden Ngabei Tjondrodirdjo
ganedigezh: Putera No:30, Berkediaman di Kranggan, Surabaya (saat itu)
♀ Nyai Ajeng Surodirdjo
ganedigezh: Puteri No:31,
♂ Djoko Tangan
ganedigezh: Putera No:32,
♂ Djoyo Sumitro
ganedigezh: Putera No:33,
micher: Porong, Menjabat Wedana
♂ Kyai Ageng Dermoyudo I
ganedigezh: Level 7 = Gantung Siwur dari Menak Werdati. PANCER Trah DERMOYUDO
micher: Pasuruan, Panglima Perang Sultan Agung di Kasunanan Mataram Th.1613-1646. Menaklukan Ki Gede Kapulungan, raja mirenggo (penguasa) sebelumnya di Pasuruan.
titl: Kyai Ageng DERMOYUDO I atau disebut juga Ki Gede Dermoyudo I, semula adalah Senopati / Panglima perang dari SULTAN AGUNG Mataram Tahun 1613 – 1646: dengan gelar Raden Tumenggung, kemudian jumeneng penguasa wilayah Pasuruan (raja) nama gelar : Ki Gede /
douaridigezh: Wafat dimakamkan di Pesarean Mancilan - Pasuruan.
♂ Raden Bei Sepuh Djoyoadikoesoemo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No 2 dari 21 putera Mas Adipati Djoyodirono II.
douaridigezh: dibuang ( internier/= diasingkan ) ke pulau Ambon oleh pemerintah Belanda
♂ R Bei Djoyoadiwinoto
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No.3 dari 21 putera Mas Adipati Djoyodirono II.
♂ R Bei Tjokrodipuro
ganedigezh: 11 Here 1981, Malang, level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No.4 dari 21 putera Mas Adipati Djoyodirono II.
♂ Raden Honggodiwiryo
ganedigezh: level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong, atau putera pertama R Arya Sindhuwongso. tempat tinggal di Kediri
♂ Raden Panji Wongsodipuro
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera pertama dari Raden Panji Puspokusumo / Kyai Djonggot.
♀ Raden Ayu Panji Notopuro
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No: 1 dari RM Banding Notopuro / Sawunggaling.
♂ Raden Panji Djangrono
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:2 dari RM Banding Notopuro = Sawunggaling.
♂ Raden Panji Bujung
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:3 dari RM Banding Notopuro = Sawunggaling
♂ Mas Bei Djoyodirdjo
ganedigezh: putera no: 1
♀ Mas Ajeng Wirodirdjo
ganedigezh: puteri no: 2
♂ Mas Bei Surodipuro
ganedigezh: Putera No:1
♂ Mas Bei Ronodipuro
ganedigezh: Putera No: 2,
♀ Mas Ajeng Ronggowidjoyo
ganedigezh: Puteri No: 3,
♂ Djoko Maridin
ganedigezh: Putera No:18,
♀ Nyai Ajeng Tjodirono
ganedigezh: Puteri No:32, ver: Raden Panji Moh.Lurus
♂ Raden Bei Notodirdjo
ganedigezh: Putera No: 33, ver: Raden Panji Moh.Lurus.
micher: Wedana Porong, (Investigasi mencatat: dalam sejarah Kawedanan(distric) Porong, pada waktu/ itu belum ada.
♀ Mas Ajeng Demang Urawan
ganedigezh: Putera No:1
♀ Mas Ajeng Setjodirono
ganedigezh: Puteri No:2,
♀ Mas Ajeng Tosari
ganedigezh: Puteri No:3,
♀ Mas Ajeng Gondowidjoyo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:1 dari Kyai Panji Wanengpati
♀ Mas Ajeng Panji Tjokronegoro
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:2 dari Kyai Panji Wanengpati
♂ Raden Kadam / Raden Wiryodipoero
ganedigezh: Putera Raden Tumenggung Djoyolelono Bupati Lumajang, pindah Probolinggo. ( suami ke 1 R Ay Roekinah )
♀ Raden Ajeng Mertokusumo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:1 dari Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♂ Raden Ranamedjo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:2 dari Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♂ Raden Purbokusumo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:3 dari Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♀ Raden Ajeng Sumodirdjo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:4 dari Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♂ Raden Sumonegoro / Mas Bei Sumonegoro
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:5 dari Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♂ Raden Djoyoatmodjo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:6 dari Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♂ Raden Tumenggung Tjondronegoro
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:7 dari Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro
micher: Bupati Probolinggo
♀ Raden Ayu Mloyodiningrat
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau puteri No:8 dari Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♂ Raden Prawirodirdjo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:9 dari Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♂ Raden Panji Djoyosupeno
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:10 dari Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♂ Raden Purbonegoro
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:11 dari Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro
micher: Patih Banger (nama sekarang Probolinggo)
♀ Raden Ayu Mangkukusumo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau puteri No:12 dari Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♂ Raden Niloperbongso
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:13 dari Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♂ Raden Adinegoro
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:14 dari Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♀ Raden Ronokusumo / Mas Bei Ronokusumo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau puteri No:15 dari Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♀ Raden Ajeng Surodiwiryo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:16 dari Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♂ Raden Prawirokusumo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:17 dari Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♀ Raden Ajeng Djoyodikromo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:18 dari Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♀ Raden Ajeng Singosari / =Raden Ajeng Singonegoro
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:19 dari Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♀ Raden Ajeng Priambodo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau puteri No:20 dari Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro
♀ Raden Ayu Djoyokusumo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:21 dari Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro,
♀ Ibu dari Rara Mariyah
ganedigezh: Puteri No: 1 dari Nyai Ajeng Ronggolawe
♀ Mas Ajeng Rono
ganedigezh: Level 1 = Puteri ke 2 dari Nyai Ajeng Ronggolawe
♀ Mas Ajeng Mertokusumo
ganedigezh: Level 3 = Puteri ke 3 dari Nyai Ajeng Ronggolawe
♂ Mas Bei Mangkudirdjo
ganedigezh: Level 1 = piutera ke 1 dari Raden Ajeng Wiryokusumo
♂ Mas Bei Mamgkukusumo
ganedigezh: Level 1 = Putera ke 2 dari Raden Ajeng Wiryolusumo
♀ Bindara Rara Garem
ganedigezh: Level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong atau putera ke 1 Kyai Mayor Kertoyudo.
♀ Bindara Rara Gaminah
ganedigezh: Level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong atau putera ke 2 Kyai Mayor Kertoyudo.
♂ Raden Tumenggung Panji Tjondronegoro
ganedigezh: Level 4 = Wareng dari Ki Ageng Brondong atau putera ke 1 Kyai Panji Onggowidjoyo
micher: < 1850, Surabaya, Patih Jaba (luar) Kabupaten Surabaya
micher: 1850 - 1881, Mojokerto, Bupati Mojokerto
♀ Raden Ayu Suronegoro
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 2 Kyai Panji Onggowidjoyo (Patih Jaba/luar Kabupaten Surabaya).
titl: Menikah dengan Bupati Magetan
♀ Raden Ayu Purwo
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 3 Kyai Panji Onggowidjoyo (Patih Jaba Kabupaten Surabaya).
♀ Raden Ayu Maospati
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 4 Kyai Panji Onggowidjoyo (Patih Jaba Kabupaten Surabaya).
♀ Raden Ayu Ronokusumo
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 5 Kyai Panji Onggowidjoyo (Patih Jaba Kabupaten Surabaya).
♀ Raden Ayu Resodirdjo
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 6 Kyai Panji Onggowidjoyo (Patih Jaba Kabupaten Surabaya).
♂ Raden Ngabei Tjokrokusumo
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 7 Kyai Panji Onggowidjoyo (Patih Jaba Kabupaten Surabaya).
♂ Raden Ngabei Tjitrokusumo
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 8 Kyai Panji Onggowidjoyo (Patih Jaba Kabupaten Surabaya).
♀ Raden Ajeng Mangku
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 9 Kyai Panji Onggowidjoyo (Patih Jaba Kabupaten Surabaya).
♂ Raden Ngabei Gapuro
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 10 Kyai Panji Onggowidjoyo (Patih Jaba Kabupaten Surabaya).
♀ Raden Ajeng Anglingkusumo
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 11 Kyai Panji Onggowidjoyo (Patih Jaba Kabupaten Surabaya).
♂ Raden Onggodipuro
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 12 Kyai Panji Onggowidjoyo (Patih Jaba Kabupaten Surabaya).
♀ Raden Ajeng Tirtodipuro
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 13 Kyai Panji Onggowidjoyo (Patih Jaba Kabupaten Surabaya).
♂ Raden Brotodipuro
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 14 Kyai Panji Onggowidjoyo (Patih Jaba Kabupaten Surabaya).
♀ Raden Ajeng Nitikusumo
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 15 Kyai Panji Onggowidjoyo (Patih Jaba Kabupaten Surabaya
♀ Raden Ajeng Tirtowidjoyo
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 16 Kyai Panji Onggowidjoyo (Patih Jaba Kabupaten Surabaya).
♂ Raden Nagbei Onggopuro
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 17 Kyai Panji Onggowidjoyo (Patih Jaba Kabupaten Surabaya).
♀ Mas Ajeng Djemerut
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 1 Mas Ngabei Mangkuyudo (Menantu Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro)
♀ Mas Ajeng Ronggodi . . . . (tdk terbaca)
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 2 Mas Ngabei Mangkuyudo (Menantu Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro)
♀ Mas Ajeng Singosari
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 3 Mas Ngabei Mangkuyudo (Menantu Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro)
♀ Bokor Tjotom
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 4 Mas Ngabei Mangkuyudo (Menantu Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro)
♂ Mas Bei Mangkuyudo
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 5 Mas Ngabei Mangkuyudo (Menantu Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro)
♂ Mas Bei Djoyowikromo
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 1 Nyai Ajeng Tambakhadji
♂ Mas Bei Wangsengsari
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong Nyai atau putera ke 2 Nyai Ajeng Tambakhadji,
micher: Pengulu di desa Gedeg Kab. Mojokerto
♂ Djoko Grude
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 3 Nyai Ajeng Tambakhadji
♂ Mas Bei Tambakhadji Ngampel
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 4 Nyai Ajeng Tambakhadji
♀ Mas Ajeng Sumodilogo / Mas Bei Djoyokusumo
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 5 Nyai Ajeng Tambakhadji
♀ Nama tdk tercatat (menantu Patih Ireng)
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 6 Nyai Ajeng Tambakhadji
titl: Patih Ireng tidak terdapat catatan asal usul diri & jabatan, dan keturunannya yang sd 2009 pun tidak mengetahui. Dipetik dari Pakem Raden Ngabei Tjokrohadiwinoto, Semarang, didapat keterangan sbb.: Mas Tumenggung Yudonegoro, Patih Semarang, saat menjabat/
♂ Mas Aruman
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 7 Nyai Ajeng Tambakhadji
♀ Mas Ajeng Mertokusumo
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 2 Ki Mangkudipuro
♂ Mas Bei Purbokusumo
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 1 Ki Mangkudipuro
♀ Raden Ajeng Ario Pati
ganedigezh: Level 4 = Canggah Ki Ageng Brondong dari putera ke 3 KI Mangkudipuro
♂ Han Eng Liong
ganedigezh: Level 4 = Canggah dari Han Siong Kong; Atau putera ke 1 dari Han Liong Kong
micher: Kapiten China di .. (tdk ada catatan)
♂ Mas T. Djoyodirono III /Tumenggung Singkalan
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No 5 dari 21 putera Mas Adipati Djoyodirono II. Diambil menantu Patih Kanoman Kromowidjoyo I, Surabaya dengan putrinya Raden Rara Tjetjek.
micher: Wedana Bendungan, Singkalan-Sidoarjo (= Sidokare)
marvidigezh: RT Djodirono III, Th.1827 turut serta dalam peperangan melawan Kyai T. Kertowiryo/bupatinya P.Dipenogoro (Java Oorlog 1825-1830) di Kertosono, mengalami kekalahan. Wafat dimakamkan di Ds Kramattumenggung (pinggit sungai Brantas/jl besar, 5 Km dari Mojoker
♀ Nyai Ajeng Surodiwiryo .
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No.6 dari 21 putera Mas Adipati Djoyodirono II.
♂ Mas Bei Sumodirdjo / Mas Tumenggung Sumodirdjo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No.7 dari 21 putera Mas Adipati Djoyodirono II.
micher: Patih Kanoman - Surabaya
♀ Nyai Ajeng Ronodipuro
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No 8 dari 21 putera Mas Adipati Djoyodirono II.
♂ Mas Bei Tirtoredjo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No.9 dari 21 putera Mas Adipati Djoyodirono II.
micher: Wedana Jenggala I - Sidoarjo ( NB:seharusnya Sidokare )
♂ Mas Bei Kertoredjo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No.10 dari 21 putera Mas Adipati Djoyodirono II.
♂ Raden Tumenggung Djoyodiningrat I
ganedigezh: Kebunan - Bangkalan;
titl: Mayor.
♀ R Ayu Adipati Kromodjoyodirono / Kanjeng Perment = Gouverment
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No.11 dari 21 putera Mas Adipati Djoyodirono II.
♂ Mas Bei Tjokromangkudirono / Mas Bei Mangkudirono
ganedigezh: ., level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No.12 dari 21 putera Mas Adipati Djoyodirono II.
micher: Wedana Lengkir - Lamongan.
♂ Mas Bei Mertowidjoyo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No.13 dari 21 putera Mas Adipati Djoyodirono II.
micher: Wedana Porong.
♂ Mas Bei Niloperbongso
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No.14 dari 21 putera Mas Adipati Djoyodirono II.
♂ Mas Bei Kertonegoro
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No.15 dari 21 putera Mas Adipati Djoyodirono II.
♂ Mas Bei Sumonegoro
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No.16 dari 21 putera Mas Adipati Djoyodirono II.
micher: Mantri Gede = Mantr Kabupaten
♂ Mas Bei Kertodipuro
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No.17 dari 21 putera Mas Adipati Djoyodirono II.
♀ Mas Ayu Tirtonegoro
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No.18 dari 21 putera Mas Adipati Djoyodirono II.
♂ Mas Bei Djoyomangkudirdjo / Djaid Mangkudirjo / Bunyamin
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No.19 dari 21 putera Mas Adipati Djoyodirono II.
♀ Mas Rara Ejok / Deplok
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No.20 dari 21 putera Mas Adipati Djoyodirono II.
♂ R Tumenggung Kertokusumo
ganedigezh: level 4 = Canggah dari Ki Ageng Brondong, atau putera No.21 dari 21 putera Mas Adipati Djoyodirono II.
micher: Bupati Mojokerto
♀ Raden Ayu Tjondronegoro III
ganedigezh: Bupati Kudus 1830-1835
♂ PA Tjondronegoro IV
ganedigezh: Bupati DEmak
15
Ali Kubro
Amangkurat
Amangkurat IV
Azmatkhan
Bhre Kahuripan VII
Bhre Mataram V
Bhre Pandansalas III
Bhre Tumapel III
Bhre Wengker III
Brawijaya V
Champa
Demak
Djoyolelono
HAN dinasti - China
Hamengku Buwono VI
Kerajaan Champa
Ki Agang Brondong
Ki Agemng Brondong
Ki Ageng Brondong
Ki Bimotjili
Kuning
Kyai Adipati Nitiadiningrat - Pasuruan
Kyai Surodipuro
Kyai Suronegoro
Lamongan, Kudus,brebes
Lanang Glangsing
Majapahit Girindrawardhana
Mangkuyudo
Mangun Oneng
Menak Werdati
Pakubuwono
Panembahan - Tjokronegoro
Panembahan Tjakraningrat
Ring Pamotan
Ronggolawe
Setjoadiningrat
Setjonegoro
Suronegoro Semarang
Suronegoro-Semarang
Surowijoyo
Tan
Tjakraningrat
Tjokroadiningrat
Tjondronegoro II
Wiroguno
Wiryokusumo
Wiryolusumo
tdk ada Catatan
tidak diketahui