Syaikh Jumadil Kubro Syarif Makdhum Jamaluddin Akbar (Al Husaini) g. ~ 1310 a. a. ~ 1453 - Gwezenn klok

Eus Rodovid BR
Den:359642
Ezhomm en deus hor servijer eus kalz loazioù evit diskwel gwezennoù bras. Setu perak ne c'hall gwelout an arvererien dizanv nemet 7 remziad diagentidi ha 7 remziad diskennidi en ur wezenn. Ma vennit gwelout ul lignez a-bezh hep enskrivadur, ouzhpennit an testenn ?showfulltree=yes e dibenn chomlec'h URL ar bajenn-mañ. Mar plij, ne lakait e neblec'h all ebet ul liamm eeun ouzh ur wezenn a-bezh.

Ar wezenn-mañ a vod: 178 tiegezh evit 859 a dud eus 99 lignez. 660 eus an dud-man az a d'ober ar strollad kreiz (diagentidi – den pennañ – diskennidi). Kuzhet eo 40 tiegezh gant 30 a dud.

1
1
2
2
3
3
4
4
5
5
Tud-kozh
Tud-kozh
Kerent
Kerent
 
== 8 ==
Putri Jauhar (Diraja Johor)
ganedigezh: Pernikahan 1399
Puteri Ramawati
ganedigezh: Menikah tahun 1355 M
Puteri Nizam Al Mulk Dari Delhi
ganedigezh: Menikah 1309
Lalla Fathimah Binti Hasan bin Abdullah Al-Maghribi Al-Hasani (Morocco)
ganedigezh: Menikah tahun 1319 M, pernikahan ini dilakukan Husain Jamaluddin saat adanya hubungan diplomatik antara Kesultanan India dengan Kerajaan Marokko
Syaikh Jumadil Kubro Syarif Makdhum Jamaluddin Akbar (Al Husaini)
ganedigezh: ~ 1310, Malabar-Delhi-India
eured:
eured: Amira Fathimah Binti Amir Husain
marvidigezh: ~ 1453, Wajo, Sulawesi Selatan
== 8 ==
Bugale
Muhammad Syamsudin Tabris Kebungsuan I (Pangeran Handayaningrat)
micher: Pengging, Adipati Pengging bergelar Andayaningrat atau Ki Ageng Pengging I
eured:
4.2. Syarifah Fatimah
ganedigezh: Cloning
1. Shaikh Syarief Maulana Maliq Ibrahim
ganedigezh: 1297, Samarqand, Uzbekistan
kouzoumenn: Datang Ke Jawa tahun 1404
enbroerezh: WISATA ZIARAH KE SYEKH MAULANA MAGHRIBI PARANGTRITIS
eured:
eured: 4.3.1.2. Dewi Rasa Wulan
marvidigezh: 1419, Desa Gapurosukolilo-Kota Gresik-Jawa Timur
15. 'Abdul Malik
ganedigezh: 1404, Johor, Malaysia
14. Syarief Ali Nurul Alam (Patih Arya Gajah Mada II)
ganedigezh: 1402, Chermin, Kelantan
eured:
eured:
titl: 1432 - 1467, Pateh Arya Gajah Mada. Perdana Mantri of Kelantan-Majapahit II
douaridigezh: Pemakaman Gunung Santri - Cilegon - Banten
6. Maulana Muhammad Jumadil Kubra
ganedigezh: 1311, Nasarabad India
9. Syaikh Maulana Wali Islam
ganedigezh: 1317, Nasarabad India
2. Pangeran Pebahar As-Samarqandiy
ganedigezh: 1300, Samarkand, Uzbekistan
3. Fadhal As-Samarqandiy (Sunan Lembayung)
ganedigezh: 1302, Samarkand, Uzbekistan
5. Syekh Yusuf Shiddiq As-Samarqandiy
ganedigezh: 1307, Samarkand, Uzbekistan
Syaikh Abdul Khaliq Al Idrus
ganedigezh: Syeikh dan Musafir besar ini datang dari Parsi ke tanah Jawa mendarat dan menetap di Jepara di awal 1400-an masehi
12. Siti ‘Aisyah (Putri Ratna Kusuma)
ganedigezh: 1351, Kelantan, Malaysia
18. Syarif Hasan Jumadil Kubra (1)
ganedigezh: 1413, Wajo, Sulawesi Selatan
titl: 1453, Menjadi Syekh Mufti Kesultanan Gowa, bertepatan dengan wafatnya Sayyid Husain Jamaluddin Jumadil Kubra
marvidigezh: 1591, Wajo, Sulawesi Selatan
Puteri Wajo
ganedigezh: 1448c, Adapun Sayyid Husain Jumadil Kubra Al-Asghar,lahir tahun 1443 M, Pada tahun 1473 M menikah dengan Puteri Wajo binti LaTadampare Puangrimaggalatung (Raja Wajo), pada tahun 1483 M melahirkan putera bernama Sulaiman alias Dato Sulaiman (Qadhi & Mufti Kesultanan WajoPertama). Dato Sulaiman ini keturunannya banyak di Wajo dan di Pasuruan dan Bangil, Jawa timur.
19. Syaikh Syarief Husain Jumadil Kubra Al-Asghar
ganedigezh: 1443, Wajo, Sulawesi Selatan
Bugale
Bugale-vihan
Ki Ageng Kebo Kenongo
ganedigezh: diputus ibunya : 25682
eured: Nyi Ageng Pengging
1.5. Syarifah Sarah
ganedigezh: putranya diputus : 850376
2. Syeik Quro / Maulana Hasanudin
ganedigezh: Samarkand-Uzbekistan
eured: Dyah Kirana
14.4. Syarif Sulaiman
titl: Raja Baghdad
I Mangari Daeng Manrabbia Sultan Alauddin Tuminanga ri Gaukanna
titl: Sultan Gowa Islam Ke1
titl: 1593 - 15 Mezheven 1639, Raja Gowa Ke 14
Dato' Sulaiman-1
ganedigezh: 1483c, Nasab Ke 23
micher: (Qadhi & Mufti Kesultanan WajoPertama)
1. Hayati Binti Yusuf Sidiq
ganedigezh: Samarkand-Uzbekistan
eured: Sampo Lo Khoei Kian
Bugale-vihan
11
Kanjeng Sultan Hadiwijoyo / Joko Tingkir
titl: 1568, Sultan Pajang
marvidigezh: 1582
Bondan Kejawen / Rahaden Bondhan Kejawan Aryo Lembu Peteng (Ki Ageng Tarub 3)
ganedigezh: Jurumertani sudah pada waktunya untuk mengirim Pajak Hasil Bhumi ke Kerajaan, dalam perjalanannya di ikuti oleh Bondan, yang tidak diketahui Jurumertani, Sesampainya di Kerajaan menyerahkan Pajakhasil Bumi, kemudian menghadap sang Prabu, Namun mendadak terdengan suara Gong Berbunyi, mengejutkan Sang Prabu dan seluruh isi kerajaan termasuk Jurumertani, setelah dikejar tertangkaplah seorang anak "Bondan", dan diserahkan pada sang Prabu, melihat kejadian itu Jurumertani terbelalak KAGET, dan menghampiri Prabu sambil berbisik Itu adalah Putera-sang Prabu. Sang Prabu menatap wajah si Bondan dengan seksama, kemudian penasehat spirituil Kerajaan menhampiri Sang Prabu berkata, Anak turun dari Anak itu (Bondan) akan menjadi Raja-raja ditanah jawa
ganedigezh: Petilasan Makam dari Bondan Kejawan ada : 3 Tempat yaitu : 1. Desa Taruban-Purwodadi, dari kota Purwodadi ke arah Blora Km 13 ada perempatan belok Kanan 2km ada Situs yang dikelola oleh Kasunanan Surakarto, dsisin ada makam Ki Ageng Tarub I, dan R Bondan Kejawan ( Ki Ageng Tarub II) 2. 1 Km dari sini ( Ds Taruban ) arah ke perempatan ada Tandingan seolah-olah Makam Bondan Kejawan 3. Sebelah barat Kota Yogya ( Jl Wates dkt SPBU) ada dusun Kejawen disana ada makan Bondan Kejawan Pahlawan Majapahit
eured: Retno Dewi Nawangsih
eured:
eured: Retno Dewi Nawangsih
4.3.1. Raden Ahmad Sahuri / Raden Sahur / Tumenggung Wilwatikta (Adipati Tuban VIII)
eured: Putri Dari Aria Dikara
eured: Dewi Nawangarum
micher: 1419 - 1460, Tuban, Adipati Tuban VIII (Diputus Ayahnya : 772299) Diputus Ayahnya ke NABI SAW : 850544
11.1.1. Sunan Bonang / Maulana Mahdum Ibrahim (Bong Ang)
ganedigezh: 1465, Rembang, Dekat Tuban
eured: Dewi Hiroh
marvidigezh: ~ 1525, Tuban
11.1.3. Sunan Drajat / Raden Qasim
ganedigezh: 1470
marvidigezh: ~ 1522
11.2.2. Dewi Sarah
ganedigezh: 1447, Binti Maulana Ishaq
eured: 4.3.1.1. Sunan Kalijaga
14.1.3. Syarief Arifin
ganedigezh: 1449
6.1.1. Abdurrahman / Joko Tingkir
ganedigezh: Cloning (Beda Generasi)
2. Syekh Abdurakhim
titl: Pangeran Kejaksan
I Mannuntungi Daeng Mattola Karaeng Lakiyung Sultan Malikussaid Tuminanga ri Papang Batuna
ganedigezh: 11 Kerzu 1605
titl: 1639 - 1653, Sultan Gowa Islam Ke2, Raja Gowa Ke 15
marvidigezh: 6 Du 1653
11
12
w Sunan Bonang
ganedigezh: Level 1 = putra Sunan Ampel dan Nyai Ageng Manila.
3.4.1.1. Pangeran Hadipati Trenggono ? ((Sultan Trenggono))
ganedigezh: 1521
titl: < 1546, Demak, Sultan Demak III bergelar Sultan Alam Akbar III
marvidigezh: 1548
Pangeran Sabrang Lor / Dipati Unus (Raden Surya)
titl: 1518, Sultan Demak II
marvidigezh: 1521
Pangeran Aryo Benowo / Abdulhalim
titl: Sultan Pajang II
14.1.1.1. Panembahan Maulana Hasanuddin
ganedigezh: 1478, Cirebon
eured: 3.4.1.1.3. Ratu Ayu Kirana
titl: 1552 - 1570, Sultan Banten I
marvidigezh: 1570, Banten
Fachrullah Khan / Faletehan (Fadhillah Khan)
eured: Ratu Winangun / Ratu Winaon
titl: 1568 - 1570, Cirebon, Sultan Cirebon III
marvidigezh: 1570, Cirebon
w Pangeran Benawa / Sultan Prabuwijaya (AbdulHalim)
micher: 1582, Adipati Jipang Panolan
titl: 1586 - 1587, Pajang, Sultan Pajang II bergelar Sultan Prabuwijaya
marvidigezh: 1587, Pajang
Kanjeng Pangeran Haryo Sindusono
ganedigezh: Level 1 = Putera; Adalah trah urutan pertama/putera dari (pancer) Kanjeng Sultan Pajang / Joko Tingkir 1568-1582 );
4.1.1.9. Dewi Sarokah
ganedigezh: Cloning karena beda generasi
eured: 4.3.1.1. Sunan Kalijaga
Raden Abdullah Melaka / Raden Aria Putra / Panglima Tok Hitam
ganedigezh: Versi Malaysia
ganedigezh: 1525
1. Ki Ageng Wonosobo /Syeh Ngabdullah
marvidigezh: Plobangan-Selomerto-Wonosobo
w Pangeran Hariyo Permalat / Pangeran Aryo Pamalad
eured: Ratu Mas Kumelut
micher: 1669 - 1686, Tuban, Adipati Tuban XV / Bupati Mancanegara
4.3.1.1.1. Sunan Muria / Raden Umar Said
eured: 11.3.1.2. Dewi Sujinah
douaridigezh: Desa Colo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus
5.1.1.1. Maulana Sayyid Fathahillah / Pangeran Jayakarta I (Pangeran Pasai)
titl: Sultan Cirebon III (1568-1570) Kekosongan pemegang kekuasaan itu kemudian diisi dengan mengukuhkan pejabat keraton yang selama Sunan Gunung Jati melaksanakan tugas dakwah, pemerintahan dijabat oleh Fatahillah atau Fadillah Khan. Fatahillah kemudian naik takhta, dan memerintah Cirebon secara resmi menjadi raja sejak tahun 1568. Fatahillah menduduki takhta kerajaan Cirebon hanya berlangsung dua tahun karena ia meninggal dunia pada tahun 1570, dua tahun setelah Sunan Gunung Jati wafat dan dimakamkan berdampingan dengan makam Sunan Gunung Jati di Gedung Jinem Astana Gunung Sembung.
eured: 3.4.1.2. Ratu Pambayun / Nyai Pembaya
eured: Nyai Ratu Ayu
w 3.4.2. Raden Kusen / Pangeran Pamalekaran (Arya Abdillah)
titl: Adipati Terung, Adipati Terung / Bupati Teterung
4.1.2.1. Jamal Ud-din bin Wan Abul Muzaffar
ganedigezh: Timbalan Raja of Champa. Sometime Datu Kelantan
4.1.2.2. Abdul Hamid Syah / Mustafa
titl: 1578 - 1637, Raja Sri Sarwasadesa and Champa
I Mallombassi Daeng Mattawang Karaeng Bonto Mangape Sultan Hasanuddin Tuminanga ri Balla'pangkana
ganedigezh: 12 Mezheven 1631
titl: 1653 - 1669, Sultan/Raja Gowa Ke 16
marvidigezh: 12 Mezheven 1670
12
13
3.4.1.1.3. Sunan Prawoto I
titl: 1546 - 1549, Demak
marvidigezh: 1549, Demak
Kyai Ageng Lang / Pangeran Langgar
ganedigezh: Level 1 = Putera ke 11 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro
eured: Ratu Mas Pambayun
eured: Ratu Mas Pambayun
Ratu Mas Pambayun
ganedigezh: Level 1 = Putera ke 2 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro
eured: Kyai Ageng Lang / Pangeran Langgar
eured: Kyai Ageng Lang / Pangeran Langgar
3. Sunan Prawoto / Panembahan Prawoto I (Sultan Mukmin)
eured:
titl: 1546 - 1549, Demak Bintoro, Sultan Demak IV
marvidigezh: 1549, Demak Bintoro
w Pangeran Kalinyamat / Pangeran Toyib / Pangeran Tanduran / Tjie Bin Tang
ganedigezh: * Masyarakat Jepara menyebut nama asli: Win-tang * Versi lain berasal dari Aceh Nama aslinya: Pangeran Toyib, putra Sultan Mughayat Syah raja Aceh (1514-1528).
eured: 5. Retna Kencana / Ratu Mas Kalinyamat
marvidigezh: 1549, Mati dibunuh utusan Arya Penangsang, sepupunya yang menjadi bupati Jipang.
5. Retna Kencana / Ratu Mas Kalinyamat
ganedigezh: 1514, Demak Bintoro
eured: w Pangeran Kalinyamat / Pangeran Toyib / Pangeran Tanduran / Tjie Bin Tang
titl: 10 Ebrel 1527 - 1536, Jepara, Kanjeng Ratu Kalinyamat
marvidigezh: 1579, Jepara, Dimakamkan di dekat makam Pangeran Kalinyamat di desa Mantingan.
9. Pangeran Timur / Pangeran Mas Kumambang (Rangga Jumena)
titl: Panembahan Mas -
micher: 18 Gouere 1568 - 1586, Bupati Madiun Ke 1, Hari jadi Kabupaten Madiun
w Ki Ageng Brondong / Pangeran Lanang Dangiran
ganedigezh: Di Desa Brondong – Sedayu Lawas, atau Paciran Lamongan tepi laut utara Jawa. Kiyahi Ageng Brondong memiliki keturunan Raden Tumenggung Panji Tjokronegoro I, Bupati Sidoarjo yang pertama, diambil dari silsilah pangeran Lanang Dangiran Kyai Ageng Brondong kang sumareh ing pesarehan sentono Botoputih Surabaya. Pangeran Lanang Dangiran Kiyahi Ageng Brondong. Kang Sumareh Ing Pesarehan “Sentono Boto Putih” Surabaya Riwayat Hidup Kiyahi Ageng Brondong Botoputih Suroboyo. Konon dituturkan Pangeran Kedawung, disebut juga Sunan Tawangalun adalah raja di Blambangan atau dikatakan juga Bilumbangan. Beliau mempunyai 5 orang anak dan diantaranya ialah pangeran Lanang Dangiran. Diceritakan bahwa Lanang Dangiran pada usia 18 tahun bertapa dilauy dan menghanyutkan dirinya diatas sebuah papan kayu sebuah beronjong (alat penangkap ikan), tanpa makan atau minum, arus air laut dan gelombang membawa Lanang Dangiran hingga dilaut jawa dan akhirnya suatu taufan dan gelombang besar melemparkan Lanang Dangiran dengan beronjongnya dalam keadaan tidak sadar, disebabkan karena berbulan-bulan tidak makan dan minum, dipantai dekat Sedayu. Seluruh badannya telah dilekati oleh karang, keong serta karang-karang (remis) sehingga badan manusia itu seolah-olah ditempeli dengan bakaran jagung yang disebut dengan bahasa jawa “Brondong” Badan Pangeran Lanang Dangiran diketemukan oleh seorang kiyahi yang bernama Kiyahi Kendil Wesi. Pangeran Lanang Dangiran dirawat oleh Kiyahi Kendil Wesi serta istrinya dengan penuh kasih sehingga sadar kembali dan akhirnya menjadi sehat seperti sediakala. Pangeran Lanang Dangiran menceritakan asal-usulnya kepada Kiyahi Kendil Wesi. Setelah Kiyahi Kendil Wesi mendapat keterangan tentang asal usulnya Pangeran Lanang Dangiran, maka diceritakan oleh Kiyahi tadi bahwa ia juga asal keturunan dan raja-raja di Blambangan yang bernama Menak Soemandi dimana beliau masih satu keturunan dengan Lanang Dangiran. Lanang Dangiran tinggal dan kumpul dengan Kiyahi Kendil Wesi, dan dianggap sebagai anaknya kiyahi sendiri. Pangeran Lanang Dangiran memeluk agama Islam, karena rajin dan keteguhan imannya serta keluhuran budinya serta kesucian hatinya, maka tidak lama pula ia dapat tampil kemuka sebagai guru Agama Islam, Pangeran Lanang Dangiran berisitrikan putrid dan Ki Bimotjili dan Panembahan di Cirebon yang asal usulnya dituliskan sebagai berikut : Pangeran Kebumen Bupati Semarang, berisitrikan putrid dan Sultan Bojong, bernama Prabu Widjaja (Djoko Tingkir). Ki Bomotjili adalah salah satu seorang putra dan Pangeran Kebumen tersebut diatas, seorang putri dan Ki Bimotjilimi bersuamikan Pangeran Lanang Dangiran alias Kiyahi Brondong (dimakamkan di Boto Putih). Nama Brondong diperoleh karena ia diketemukan oleh Kiyahi Kendil Wesi badannya dilekati dengan “Brondong” Kiyahi Kendil Wesi yang waspada dan mengetahui nasib seseorang, mengatakan kepada Lanang Dangiran yang sudah mendapat sebutan Kiyahi Brondong dan masyarakat sekitar tempat Kiyahi Kendil Wesi, supaya pergi ke Ampel Dento Suroboyo, dan meluaskan ajaran Agama Islam, karena di Surabaya Kiyahi Brondong kelak akan mendapat kebahagiaan serta turun temurunnya kelak akan timbul dan tambah menjadi orang-orang yang mulya. Kemudian Kiyahi Brondong dengan istrinya dan beberapa anaknya yang masih kecil pergi ke Surabaya dan pada Tahun 1595 menetap diseberang timur kali Pegiri’an, dekat Ampel ialah Dukuh Boto Putih (Batu Putih) ditempat baru inilah Kiyahi Brondong mendapatkan martabat yang tinggi dan masyarakat, karena keluhuran budinya Kiyahi Brondong (pangeran Lanang Dangiran) wafat pada tahun 1638 dalam usia + 70 tahun dan meninggalkan 7 orang anak, diantaranya 2 orang laki-laki yaitu : Honggodjoyo dan Honggowongso. Bupati Sidoarjo yang pertama adalah keturunan dan Honggodjoyo, Kiyahi Ageng Brondong (Pangeran Lanang Dangiran) dikebumikan ditempat kediamannya sendiri di Botoputih Surabaya makamnya dimulyakan oleh putra-putranya dan selanjutnya dihormati oleh turun-turunnya hingga kini. Semoga arwah beliau diterima Allah Swt, dan Allah Swt juga memberikan kepada seluruh keturunannya Kiyahi Ageng Brondong kemulyaan, kesehatan dan kesejahteraan sebagaimana beliau senantiasa mendoakan cucu cicitnya selama hidupnya. Ada hal penting yang anda ketahui bahwa bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Sidoarjo, pejabat Pemerintah Kabupaten Sidoarjo beserta rombongan merupakan agenda rutin berkunjung ke : Pesarean Asri ing Pendem untuk nyekar ke makam Bupati pertama Sidoarjo Raden Tumenggung Panji Tjokronegoro I wafat tahun 1863 Ke Pesarehan keluarga Tjondronegoro (belakang masjid Djamik/ Agung Sidoarjo) nyekar Raden Adipati Aryo Panji Tjondronegoro I wafat tahun 1906 Langsung menuju Pesarehan Boto Putih Surabaya ke makam Raden Tumenggung Adipati Aryo Tjondronegoro II (Kanjeng Djimat Djokomono).
titl: Surabaya, Pangeran Lanang Dangiran / Kyai Ageng Brondong sebagai PANCER = yaitu Leluhur/nenek moyang Trah Kasepuhan & Kanoman Surabaya / sebagai cikal bakal / pakem Sejarah Kasepuan – Kanoman Surabaya, atau Level 1 = Putera ke 2 Pangeran Kedawung ;
eured: Nyai Ageng Brondong
marvidigezh: 1638
Nyai Ageng Brondong
ganedigezh: Sedayu - Lawas / Lamongan, Puteri Ki Bimotjili dari Djungpangkah (Ujungpangka) di Sedayu Lawas Surabaya.
eured: w Ki Ageng Brondong / Pangeran Lanang Dangiran
R Harya Tambakbaya
ganedigezh: Level 2 = Cucu; Adalah trah urutan ke 2 dari (pancer) Kanjeng Sultan Pajang / Joko Tingkir 1568-1582 );
Sunan Kudus
ganedigezh: 1400
marvidigezh: 1550
Puteri Galoh Cendera Sari / Puteri Pakuan.
titl: Perkawinan tahun 1596.
Raden Aryawangsa ? (Wangsa Clan)
ganedigezh: Versi : Malaysia
14.1.1.1.1. Panembahan Maulana Yusuf
titl: 1570 - 1582, Banten, Sultan Banten II
marvidigezh: 1585
Pangeran Radin
ganedigezh: DIPUTUS AYAHNYA : 26361
Ki Ageng Pandanaran [Br.6.1.1] (Pangeran Made Pandan)
ganedigezh: Versi 1 : http://www.jatiningjati.com/2009/08/akan-banyak-orang-yang-tidak-percaya.html Versi 2 : http://kincho-ngerang.blogspot.com/ Versi 3 : http://kiagengmandaraka.blogspot.com/2011/06/saya-pengagum-beliau.html
eured: 3.4.1.1.4. Ratu Mas Mantingan
Ki Ageng Pakringan
ganedigezh: Versi Ulil Ahbab
11.2.1.2.3. Nyai Made Pandan
ganedigezh: DIPUTUS AYAHNYA : 850721
4.3.1.1.6. Sunan Hadi / Panembahan Kali
ganedigezh: Pengganti Sunan Kalijaga sebagai Kepala Perdikan Kadilangu.
3.4.1.1.5. Ratu Mas Kalinyamat
marvidigezh: 1579, Mantingan
Pangeran Santri / Kusumadinata I (Raden Solih)
ganedigezh: ~29 Mae 1505
eured: Ratu Pucuk UmuN / Nyi Mas Ratu Inten Dewata (Pangeran Istri)
titl: 21 Here 1530 - 1580, Sumedang Larang, Raja Sumedang Larang Ke 9
marvidigezh: 1580c
2. Sultan Abdul Khair Sirajuddin / Ruma Mantau Uma Jati / La Mbila / I Ambela
ganedigezh: Ebrel 1627, Sultan Bima II (1640 M)
marvidigezh: 22 Gouere 1682
Pangeran Dalem
micher: 1700 - 1707, Tuban, Adipati Tuban XVII
2. Panembahan Losari
ganedigezh: 1518
Pangeran Kesatriyan
ganedigezh: 1516
4.1.2.2.1. Ibrahim, who Became Raja Ibrahim bin Sultan 'Abdu'l Hamid Shah
titl: Datu Kelantan 1634-1637
titl: Raja of Champa 1637-1684
Dato' Tonggara / Dato' Tenggara
ganedigezh: 1658c, Nasab Ke 30
13
14
4. Pangeran Arya Martapura / Adipati Martopuro (Raden Mas Wuryah)
ganedigezh: 1605, Kotagede
marvidigezh: 1688, Magelang
11. Gusti Ratu Wirokusumo
ganedigezh: Ing Djipang
1. Sultan Agung / Raden Mas Djatmika (Raden Mas Rangsang)
ganedigezh: 1593, Kuto Gede - Kesultanan Mataram
eured: Ratu Kulon / Kanjeng Ratu Batang
eured: Kanjeng Ratu Kulon [Gp.1] / Ratu Mas Tinumpak (Ratu Mas Ayu Sakluh)
eured: Mas Ayu Wangen
eured: Mas Ayu Sekar Rini
titl: 1613 - 1645, Mataram, SULTAN MATARAM KE 4 bergelar Panembahan Hanyakrakusuma atau Prabu Pandita Hanyakrakusuma
marvidigezh: 1645, Pajimatan Imogiri
Ratu Mas Katangan
ganedigezh:
Ki Juru Martani / Adipati Mandaraka (Mondoroko I)
ganedigezh: Versi 1 : http://www.jatiningjati.com/2009/08/akan-banyak-orang-yang-tidak-percaya.html Versi 2 : http://kincho-ngerang.blogspot.com/ Versi 3 : http://kiagengmandaraka.blogspot.com/2011/06/saya-pengagum-beliau.html
eured: Ratu Mas Banten
titl: 1601 - 1613, Mataram, Patih Kesultanan Mataram
marvidigezh: 1615
Raden Ayu Semi Ing Kalinyamat
ganedigezh: Level 2 Cucu ke 1 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 1 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
titl: di Kalinyamat
eured: Raden (Nama tdk tercatat)
Raden Ayu Pengulu
ganedigezh: Level 2 Cucu ke 2 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 2 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
titl: di Muryopodo
Raden Ayu Winongan
ganedigezh: Level 2 = Cucu ke 3 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 3 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Mas Kaputran
ganedigezh: Level 2 = Cucu ke 4 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 4 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Pangeran Adipati Atmowidjoyo
ganedigezh: Level 2 = Cucu ke 5 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 5 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
titl: di Tuban
Raden Ayu Pandam
ganedigezh: Level 2 = Cucu ke 6 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 6 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Pangeran Haryo Kanoman
ganedigezh: Level 2 = Cucu ke 7 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 7 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Ayu Pasangi
ganedigezh: Level 2 = Cucu ke 8 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 8 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Mas Lontang Hirawan / Pangeran Haryo Hirawan
ganedigezh: Level 2 = Cucu ke 9 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 9 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
titl: di Djapan, Panembahan Djapan II
marvidigezh: Butuh, Dimakamkan di Butuh - Kebumen
Raden Ayu Retno Dumilah
ganedigezh: Level 2 = Cucu ke 10 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 10 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang Diputus Ayahnya : 188342
eured: Kanjeng Panembahan Senapati /Danang Sutawijaya (Raden Bagus Sutawijaya)
micher: 1586 - 1590, Bupati Madiun Ke 2
Raden Mas Tangsang Hurawan / Raden Mas Tangsang Hirawan
ganedigezh: Level 2 = Cucu ke 11 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 11 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
darvoud all: di Madiun
Raden Mangkurat Wiryawan
ganedigezh: Level 2 = Cucu ke 12 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 12 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
titl: di Madiun
Raden Haryo Sememi
ganedigezh: Level 2 = Cucu ke 13 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 13 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Balap
ganedigezh: Level 2 = Cucu ke 14 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 14 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Ajeng Sulah
ganedigezh: Level 2 = Cucu ke 15 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 15 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Kanjeng Panembahan Senopati / Danang Sutawijaya (Raden Sutowijoyo)
titl: Sultan Mataram Ke 1 (1587-1601), Gelar :"Panembahan Senopati ing Alaga Sayidin Panatagama Khalifatullah Tanah Jawa"
eured: Kanjeng Ratu Mas / Waskita Jawi (Roro Sari)
eured: Raden Ajeng Dilah [Gp.2] / Raden Ayu Dumilah
marvidigezh: 1601
Raden Ajeng Dilah [Gp.2] / Raden Ayu Dumilah
ganedigezh: Level 2 = Cucu ke 16 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 16 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
eured: Kanjeng Panembahan Senopati / Danang Sutawijaya (Raden Sutowijoyo)
Raden Haryo Sumantri
ganedigezh: Level 2 = Cucu ke 17 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 17 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Ayu Pamegatan
ganedigezh: Level 2 = Cucu ke 18 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 18 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Kakap
ganedigezh: Level 2 = Cucu ke 19 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 19 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Haryo Paningrom
ganedigezh: Level 2 = Cucu ke 20 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 20 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Haryo Kanoman
ganedigezh: Level 2 = Cucu ke 21 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 21 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
w 1. Kyai Tumenggung Onggodjoyo I / Kyai Lanang Glangsing (Honggodjoyo / Gentono)
micher: 1678 - 1686, Pasuruan, Adipati Pasuruan
marvidigezh: 1690, Surabaya, Dimakamkan di Pesarean Sentono Botoputih Surabaya
Patih Wiroguno
titl: Kartosuro - Mataram, Patih Kasunanan Kartosuro-Mataram
eured: 5. Nyai Lurah nDalem Wiroguno
5. Nyai Lurah nDalem Wiroguno
ganedigezh: ?, Surabaya, Menurunkan Trah Demang Sutoyudo Peneleh - Suroboyo
eured: Patih Wiroguno
4. Nyai Setro / Astro
ganedigezh: Surabaya, Menurunkan Trah Botoputih Surabaya
3. Nyai Danoe Singopoero
ganedigezh: Menurunkan Trah Singopredaton
7. Nyai Wongsoito / Nyai Wongsosuto
ganedigezh: Menurunkan Trah Tumenggung Setjonegoro, Tjibolang dan Trah Honggosutan / Wongsosutan
w Kyai Tumenggung Djangrono I / Kyai Onggowongso (Honggowongso)
ganedigezh: Surabaya, Catatan: >> nama lain : Ki Lembu Amiluhur / ver RB Yasin )
titl: 1670 - 1678, Surabaya, Adipati Surabaya XI
marvidigezh: Kerzu 1678, Surabaya, Gugur di Kediri dalam peperangan, dimakamkan di Pesarean Sentono Boto Putih Surabaya
w Arya Pangiri / Sultan Ngawantipura
eured: Ratu Pembayun
titl: 1583 - 1586, Pajang, Sultan Pajang II bergelar Sultan Ngawantipura
Arya Pangiri ? (Sultan Ngawantipura)
eured: Ratu Pembayun
eured: Ratu Pembayun
titl: 1583 - 1586, Pajang, Sultan Pajang II bergelar Sultan Ngawantipura
R Harya Setroboyo I
ganedigezh: Level 3 = Buyut; Adalah trah urutan ke 3 dari (pancer) Kanjeng Sultan Pajang / Joko Tingkir 1568-1582 );
Kanjeng Ratu Kulon [Gp.1] / Ratu Mas Tinumpak (Ratu Mas Ayu Sakluh)
eured: 1. Sultan Agung / Raden Mas Djatmika (Raden Mas Rangsang)
marvidigezh: 1653, Putri Panembahan Ratu (Sultan Cirebon Ke 4 setelah Sunan Gunung Jati)
Pangeran Pandanarang
ganedigezh: 1575
Pangeran Pekik
eured: Ratu Pandansari / Ratu Mas Sekar
marvidigezh: 21 C'hwevrer 1659, Kotagede Yogyakarta, Dimakamkan di Makam Banyusumurup, Imogiri
Ratu Pandansari / Ratu Mas Sekar
eured: Pangeran Pekik
marvidigezh: 21 C'hwevrer 1659, Kotagede Yogyakarta, Dimakamkan di Pajimatan Imogiri
Raden Prasmo (Pangeran Cakraningrat I)
titl: Panembahan Madura I (Tahun 1624 - 1648)
eured: 6. Kanjeng Ratu Mas Sekar
1.1.1.2.1.1. Ki Ageng Penjawi
ganedigezh: Diputus Nomor Silsilah dibawah ini : 70469 769464 705736
14.1.1.1.1.14. Panembahan Sultan Maulana Muhammad Nashruddin
titl: 1585 - 1596, Banten, Sultan Banten III
marvidigezh: 1596, Palembang
Ki Jurumertani [Br.6.1.1.1.4]
ganedigezh: Versi 1 : http://www.jatiningjati.com/2009/08/akan-banyak-orang-yang-tidak-percaya.html Versi 2 : http://kincho-ngerang.blogspot.com/ Versi 3 : http://kiagengmandaraka.blogspot.com/2011/06/saya-pengagum-beliau.html
Raden Ayu Reno Dumilah
ganedigezh: Putri ke 10 Pangeran Timur, Sultan Trenggono
eured: 9. Pangeran Singasari / Raden Santri
3. Nyimas Sari Atuhu (Buyut Eres),
marvidigezh: makamnya di Parugpug Paseh Legok - Sumedang
Panembahan Ratu I
ganedigezh: 1570, Cirebon
micher: Cirebon, Sultan Cirebon III ( 1589 - 1649 )
marvidigezh: 1649, Cirebon
Raden Aria Nasharuddin
ganedigezh: Versi Malaysia
Sultan Abdul Kahir (KM.Sarangge) / La Ka’i
ganedigezh: ~ 1583
micher: SULTAN BIMA I (1621-1640)
titl: 5 Gouere 1620
marvidigezh: 22 Kerzu 1640
1.1.1.11. Ki Djasinga / Rd. Mas Tirtakusumah (Dalem Bayah)
ganedigezh: 1611c, Kalkulasi : (Tahun lahir ayah)+(Usia Nikah ayah)+(Anak ke 11 x 1 tahun) = 1580+20+11 = 1611
Pangeran Astawana
ganedigezh: 1683c
14
15
Ki Ageng Pemanahan / Bagus Kacung (Kyai Gede Mataram)
ganedigezh: 1501, Sultan Trenggana wafat 1546, Panembahan Senapati turut serta dalam Sayembara menangkap Arya Panangsang dalam usia sekitar 18 tahun, Senapati lahir (1546-18+2=1530) pada tahun 1530. Pemanahan lahir (1530-29=1501) pada tahun 1501
eured: Nyai Ageng Pamanahan / Nyai Sabinah
micher: tahun 1556 Ki Ageng Pemanahan di beri hadiah tanah di daerah MATARAM yang merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yg kini sudah menjadi hutan. Di tanah inilah Ki Ageng Pemanahan mulai menata struktur kerajaan baru yg pada saat berdirinya dimulai oleh putranya yaitu Panembahan Senopati.
marvidigezh: 1575?, Mataram, Yogyakarta
8. Panembahan Hadi Prabu Hanyokrowati / Raden Mas Jolang (Panembahan Seda ing Krapyak)
eured: Dyah Banowati / Kanjeng Ratu Mas Hadi
eured: Ratu Tulungayu
eured:
titl: 1601 - 1613, Kota Gede, Mataram, Sultan Mataram Ke 2 bergelar Sri Susuhunan Adi Prabu Hanyakrawati Senapati-ing-Ngalaga Mataram
marvidigezh: 1613
titl: 1613, "Anumerta Panembahan Seda ing Krapyak"
5. Pangeran Purubaya / Raden Mas Damar (Jaka Umbaran)
ganedigezh: 1597c, Kalkulasi Kelahiran : [(kelahiran Senapati=1530)+(Usia saat nikah=65)+((2)]= 1597
marvidigezh: 13 Here 1676, Kotagede Yogyakarta
12. Ki Ageng Panembahan Djuminah ? (Pangeran Adipati Djuminah Petak / Pangeran Blitar I)
ganedigezh: Level 3 = Buyut ke 12 Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 2 Raden Ayu Djumilah + Panembahan Senopati
titl: 1601 - 1613, Bupati Madiun Ke 6
6. Sunan Prabu Amangkurat Agung / Susuhunan Ing Alaga (Raden Mas Sayidin)
ganedigezh: 24 Mezheven 1619
eured: Ratu Wetan (Kajoran)
eured: Gusti Kanjeng Ratu Pembayun
titl: 1646 - 13 Gouere 1677, SULTAN MATARAM KE 4 bergelar Kanjeng Susuhunan Prabu Amangkurat Agung (Amangkurat 1)
marvidigezh: 13 Gouere 1677, Wanayasa, Banyumas
Pangeran Renu
ganedigezh:
Ratu Mas Kalisapu
ganedigezh:
Abdul Halim
ganedigezh:
Raden Ayu Semi ing Ngurawan
ganedigezh: Level 3 = Buyut ke 1 Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 1 dari Raden Ayu Semi ing Kalinyamat
titl: di Nggurawan
Raden Winongan
ganedigezh: Level 3 = Buyut ke 3 Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 3 Raden Ayu Winongan
Pangeran Haryo Matahun
ganedigezh: Level 3 = Buyut ke 4 Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 1 Pangeran Adipati Atmowidjoyo ing Tuban
Adipati Kanoman
ganedigezh: Level 3 = Buyut ke 5 Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 2 Pangeran Adipati Atmowidjoyo ing Tuban
titl: di Tuban
Raden Ayu Djapan
ganedigezh: Level 3 = Buyut ke 1 Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 1 Raden Haryo Kanoman
Raden Ayu Mangun Nagoro
ganedigezh: Level 3 = Buyut ke 10 Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 4 RM Lontang / Pangeran Haryo Hirawan / Panembahan Djapan
Pangeran Haryo Sudjonopuro
ganedigezh: Level 3 = Buyut ke 7 Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 1 RM Lontang / Pangeran Haryo Hirawan / Pangeran Djapan
darvoud all: Title : di Tuban
Pangeran Haryo Tondonagoro
ganedigezh: Level 3 = Buyut ke 8 Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 2 RM Lontang / Pangeran Hirawan / Pangeran Djapan
titl: di Djapan
Raden Panji Karsula
ganedigezh: Level 3 = Buyut ke 9 Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 3 RM Lontang / Pangeran Haryo Hirawan / Panembahan Djapan
titl: Mataram, Bupati Penumping
11. Pangeran Adipati Pringgoloyo I ? (Raden Mas Djulig)
ganedigezh: Level 3 = Buyut ke 11 Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 1 Raden Ayu Djumilah + Panembahan Senopati
titl: 1595 - 1601, Bupati Madiun Ke 5
13. Pangeran Adipati Martoloyo / Mangkunegoro II (Raden Mas Kanitren)
ganedigezh: Level 3 = Buyut ke 13 Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 3 Raden Ayu Djumilah + Panembahan Senopati
titl: 1613 - 1645, Bupati Madiun Ke 7
Pangeran Adipati Djapan Kanoman
ganedigezh: Level 3 = Buyut ke 14 Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 1 Raden Mas Tangsang Hurawan di Madiun
Raden Ayu Kudus
ganedigezh: Level 3 = Buyut ke 15 Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 2 Raden Mas Tangsang Hurawan di Madiun
eured: Pangeran Mas Kudus
Pangeran Haryo Hurawan
ganedigezh: Level 3 = Buyut ke 16 Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 3 Raden Mas Tangsang Hurawan di Madiun
Pangeran Haryo Semi
ganedigezh: Level 3 = Buyut ke 17 Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 4 Raden Mas Tangsang Hurawan di Madiun
Pangeran Haryo Wiromantri
ganedigezh: Level 3 = Buyut ke 18 Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 5 Raden Mas Tangsang Hurawan di Madiun
Raden Ayu Tanggumung
ganedigezh: Level 3 = Buyut ke 19 Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 6 Raden Mas Tangsang Hurawan di Madiun
eured: Raden Adipati Sedayu
Raden Panji Djayengrono
titl: -1783, Surabaya, Raden Adipati Panji
Kanjeng Tumenggung Djimat Djoyonegoro
titl: -1815, Probolinggo, Bupati Banger Probolinggo
Raden Panji Tjondro Adinegoro
titl: Pekalongan, Patih
Kyai Tumenggung Onggowidjoyo
titl: Lamongan, Bupati Lamongan
titl: 1808, Pati, Bupati Pati
Kyai Onggodjoyo II
titl: Surabaya, Patih Luar Kasepuan Surabaya
Nyai Ajeng Rana / Rangga
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, putera no 1 Kyai Tumenggung Onggodjoyo I
Ki Onggodjoyo
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:2 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I. Diasingken Belanda ke pulau Ceylon
Nyai Ajeng nDalem Notopraduto
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:3 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I.
Nyai Ajeng Notoprono
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atu puteri no:9, Kyai Onggodjoyo I
Kyai Onggodjoyo Djagir
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:5 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I. Bertempat tinggal di Jagir Wokoromo Surabaya
Kyai Sutaprana
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:6 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I.
Nyai Ajeng Sumoyudo
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:7 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I.
Kyai Dipomenggolo
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:8 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I.
Nyai Onggodiwongso
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:4 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I.
Nyai Ajeng Wirodipuro
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:11 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I.
Kanjeng Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro I / Kyai Onggowidjoyo
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:12 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I.
micher: Menjabat Bupati Kasepuan Surabaya 1752-1763, jumeneng Bupati nama gelar Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro
eured: Ψ Trah Ageng Tjondronegoro
eured: Putri dari: Panembahan Tjakraningrat
Han Bwee Koe / Han Bwee Kong
ganedigezh: Level 2 = Cucu dari Han Siong Kong; Atau putera ke 4 dari Han Liong Kong
micher: Kapten China, berkedudukan di Surabaya; Memeluk Agama Islam; Terkenal kaya raya.
eured: Nyai Ajeng Kinjeng
Nyai Ajeng Kinjeng
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No: 14 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I. Menikah dengan keturunan China/Tionghoa, nama: TJOE KWIE SWIE dimakamkan di Kampung ketandan Surabaya; disebelah selatan Kyai TONDO; Nyai Ajeng Kinjeng dimak
eured: Han Bwee Koe / Han Bwee Kong
Kyai Adipati Tumenggung Djangrono I / Djoko Tangkeban
ganedigezh: level 2 = cucu Ki Ageng Brondong, putera no:5 dari 8 putera Ki Onggowongso / Kyai Tumenggung Djangrono I / Gentini
micher: Surabaya, Mengangkat dirinya sebagai Bupati Surabaya dengan nama gelar Tumenggung Djangrono-I Djoko Tangkeban juga melakukan perlawanan terhadap Kompeni Belanda, menguatkan perlawanan Arya Djoyopuspito (Djangrono III). Ver Botoputih: Djoko Tangkeban sebagai pute
marvidigezh: 1678, Surabaya
R. Arya Djoyopuspito R. Adipati Djangrono Panotogomo
ganedigezh: level 2 = cucu Ki Ageng Brondong, putera no:5 dari 8 putera Ki Onggowongso / Kyai Tumenggung Djangrono I / Gentini
micher: Surabaya, Bupati Kasepuan Surabaya (Bupati Surabaya ke 15); Melakukan perlawanan terhadap Mataram dan Belanda Th 1710 di kenal Peperangan Surabaya, (ver K5 bergelar Adipati Djangrono Panotogomo = Kyai Tumenggung Djangrono Panotogomo), sebagai balas dendam kematian
Kyai Wirodirdjo / Ki Tumenggung Djangrono III / Kyai Ngabei Wirosroyo
ganedigezh: level 2 = cucu Ki Ageng Brondong, putera No:3 dari 8 putera Ki Onggowongso / Kyai Tumenggung Djangrono I / Gentini
Raden Panji Srenggono / Adipati Notopuro / Raden Panji Surengrono
ganedigezh: level 2 = cucu Ki Ageng Brondong, putera no:4 dari 8 putera Ki Onggowongso / Kyai Tumenggung Djangrono I / Gentini
micher: Lamongan, Bupati Lamongan th 1723-1750, sebagai Adipati Notopuro /Adipati Lamongan,
marvidigezh: gugur dalam perang melawan Kompeni Belanda / Amangkurat I di Surabaya
Kyai Djoyodirono / Kyai Mas Tumenggung Djoyodirono I
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:13 dari 14 putera Kyai Tumenggung Onggodjoyo I.
micher: Surabaya, Bupati Kanoman di Wonokromo Surabaya, 1746-1758. Diangkat dalam th 1752 ( De Jonge deel 10-11 ) Pengangkatan bersamaan Kyai Onggowidjoyo. Orang Belanda mengatakan "tweede Regent"; Karena pada waktu itu Kadipaten Surabaya dipecah menjadi dua Kadipaten, s
Nyai Ajeng Galih Wirokusumo
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:15 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I. (ver PK.5)
Kyai Onggodimedjo
ganedigezh: level 2 = Cucu dari Ki Ageng Brondong, atau Putera No:10 dari Kyai Tumenggung Onggodjoyo I.
1. Surodrono / Surodirono (Kyai Adipati Djangrono II)
eured: Nyai Adipati Djangrono II
marvidigezh: 20 C'hwevrer 1709, Mataram Kartosuro, Wafat pada hari Kamis 17 Besar 1632 Jawa atau 18 Dzulhidjah 1120 Hijrah jam 09.00 pagi di gapuro Kemandungan Keraton Kartosuro. Dimakamkan di Sentono Laweyan-Solo.
Ki Demang Kertoyudo / Panji Sosronegoro
ganedigezh: level 2 = cucu Ki Ageng Brondong, putera no:6 dari 8 putera Ki Onggowongso / Kyai Tumenggung Djangrono I / Gentini
marvidigezh: Ki Demang Kertoyudo juga berperan dalam peperangan melawan Kompeni Belanda / Amangkurat I, dikenal keberaniannya. Gugur, dimakamkan di Japanan - Mojokerto
Raden Ayu Kaliwungu
ganedigezh: level 2 = cucu Ki Ageng Brondong, atau puteri no 7 dari 8 putera Ki Onggowongso / Kyai Tumenggung Djangrono I / Gentini.
Raden Ayu Djaleka Tjakraningrat
ganedigezh: level 2 = cucu Ki Ageng Brondong, atau Puteri no: 8 dari 8 putera Ki Onggowongso / Kyai Tumenggung Djangrono I / Gentini
Raden Ayu Pengulu Hanem
ganedigezh: Level 3 = Buyut ke 2 Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 2 dari R Ay Pengulu ing Muryopodo
Raden Ayu Djapan
ganedigezh: Level 3 = Buyut ke 6 Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 1 Pangeran Haryo Kanoman / Panembahan Djapan
R Kertoyudo
ganedigezh: Level 4 = Canggah; Adalah trah urutan ke 4 dari (pancer) Kanjeng Sultan Pajang / Joko Tingkir 1568-1582 );
Pangeran Mangkubumi
ganedigezh: 1605
marvidigezh: 1657
Ratu Kulon / Kanjeng Ratu Batang
ganedigezh: Setelah Kanjeng Ratu Kulon (Cirebon) diusir dari Keraton, berubah nama menjadi Kanjeng Ratu Kulon
eured: 1. Sultan Agung / Raden Mas Djatmika (Raden Mas Rangsang)
14.1.1.1.1.1.1. Sultan Abu Al Mafakhir Mahmud 'Abdul Qadir / Pangeran Ratu
eured:
titl: 23 Mezheven 1596 - 10 Meurzh 1651, Banten, Sultan Banten IV
marvidigezh: 10 Meurzh 1651, Pemakaman Kenari Banten
5.1.1.1.2.1.2. Ratu Mertakusumah
ganedigezh: PENYEIMBANG
3. Kanjeng Ratu Kulon
ganedigezh: prameswari dari Paduka Sinuhun Prabu Hamangkurat Agung ing
6. NM. Kokom Ruhada (Nyimas Roro / Buyut Lidah)
eured: 1.1.1. Pangeran Rangga Gede / Kusumadinata IV
marvidigezh: Makamnya di Kampung Cijambe, Legok Paseh, Sumedang.
1.1.1. Pangeran Rangga Gede / Kusumadinata IV
ganedigezh: 1580c, Perhitungan Tahun Lahir : 1625-45 = 1580
eured: 6. NM. Kokom Ruhada (Nyimas Roro / Buyut Lidah)
eured: 1.5.1.1. NM. Romlah
titl: 1625 - 1633, memerintah di Canukur, Sukatali - Situraja lalu dipindahkan ke Parumasan, Conggeang, Naik Tahta pada usia 45 tahun, karena didahului oleh Raden Aria Suradiwangsa. Adipati Sumedang II
1.1.4. Kiyai Rangga Patra Kelana / Kalasa / Pangeran Rangga Permana
micher: Raja Galuh Kertabumi Ke 1 (1585 – 1602 M)., Leluhur Galuh dan Karawang
eured: 3. Nyi Tanduran Ageung
1.1.5. Kyai Aria Rangga Pati
divroerezh: di Haurkuning
1.1.9. Nyi Mas Rangga Wiratama
divroerezh: di Cibeureum
1.1.10. Rd. Rangga Nitinagara
ganedigezh: 1587c, Kalkulasi: (1578+(9x1) = 1587
divroerezh: di Pagaden dan Pamanukan
1.1.14. Kiyai Demang Cipaku
divroerezh: di Dayeuh Luhur
1.1.15. Pangeran Rangga Gempol I / Kusumadinata III / Pangeran Aria Soeriadiwangsa
titl: 1610 - 1620, Prabu Sumedang Larang II
titl: 1620, Adipati Sumedang I, merangkap Bupati Wadana Parahyangan (1610-1624)
marvidigezh: 1624, Mataram, Dimakamkan di Bembem Yogyakarta
Ratu Mas Tinumpak
ganedigezh: Cirebon
Pangeran Pekik / Pangeran Anom
micher: 1625, Surabaya, 1. Menjadi Pemimpin Ulama Ampel : 1625 - 1630 2. Bupati Pasuruan ( dibawah Pemerintahan Mataram : 2. Menjadi Bupati Surabaya II ( dibawah Pemerintahan Mataram ) : 1630 - 1663
eured: Ratu Pandansari , Mataram
marvidigezh: 1663, Mataram, Dihukum mati oleh Sunan Amangkurat I karena permasalahan calon selir Raja . Dikebumikan di Pasarean Banyusumurup, Imogiri, Bantul, Yogyakarta.
1. Kyai Ageng Datuk Sulaiman / Kyai Suleman Bekel Jamus
ganedigezh: 1601, Bima (Tahun Saka)
ganedigezh: 1680, Bima (Masehi)
Raden Demang Melayakusuma
marvidigezh: 1647, Mataram (city)
Raden Aria Muhyidin
ganedigezh: Perkawinan : 1825
ganedigezh: 1769, Pulau Karimun Jawa
douaridigezh: 1899, Tanah Perkuburan Pantai Rembang
Pangeran Astawana-2
ganedigezh: 1708c
Kyai Bagus
micher: Mataram, Lurah Wirobumi
Kyai Bekel
micher: Lurah Lundong Kebumen
15
(Saudara Ishak /P. Pethak)
-
Adipati Wirahutama IV - Wirasaba Yogjakarta
Al Idrus
Ampel
Ampuhan
Antapradja
Aria Damar
As-Samarakandi
Assamarqondi
Azmatkhan
Basyaiban
Bidadari
Blambangan
Bonang
Brawijaya
Bumidirdja
Cakraningrat
Cakraningrat I
Champa
Delhi
Gelampok
Gunung Jati
HAN dinasti - China
Hadiwidjoyo
Iwardaya
Jailani Clan
Jambi
Johor
Jojogan Tuban
Joko Tingkir
Juru Martani
Kajoran
Kalkum
Kandjeng Pangeran Arja Benawi
Kasultanan Banten
Katangan
Kediri
Kelantan
Kerajaan Bima
Kesultanan Bima
Kesultanan Demak
Kesultanan Mataram
Ki Ageng Brondong
Ki Ageng Pengging
Ki Bimotjili
Kuningan
Madepandan I
Madura
Maguindanao Philipina
Majapahit Girindrawardhana
Mangun Oneng
Mas Kudus
Maulana Ishaq
Morocco
Ngenis
Ong
P. Pekik
Pajajaran
Palembang
Pandan ( Pulau Terang )
Pandanaran
Panembahan Minanglangse
Panembahan Tjakraningrat
Panembahan Wirasmoro
Pasai
Patah
Petak
Prabu Brawijaya III
Raden Patah
Raden Pengulu
Raden Satmoto Al Alim
Raden Trenggono
Raden Tubagus Kuncung Amarullah Cokel, Lebak, Banten
Raja Gowa
Raja Wajo
Redjowulan
Ronggolawe
Sedayu
Singasari
Sultan Mughayat Syah
Sultan Pajang - Joko Tingkir
Sumedang Larang
Sunan Ampel
Sunan Giri
Sunda-Galuh
Talaga
Tegal Arum
Tidak tercatat
Timuriyyah
Trah Pangeran Timur
Trah Sunan Gunung Jati
Trusmi
Tuban
Upapatih
Winongan
Wiroguno
Wretikandayun
al Bagdhdi